Rekomendasi Harga Emas 9 Januari 2026 : Cermati Pergerakan Dolar AS dan Data Ekonomi; Harapkan Permintaan Safe Haven

261

(Vibiznews – Commodity) Harga emas berakhir mixed pada hari Kamis terpengaruh penguatan dolar AS dan peningkatan permintaan safe haven.

Harga emas spot ditutup naik 0,48% pada $4.477,78 per ons.

Harga emas berjangka AS kontrak Februari 2026 ditutup turun 0,04% pada $4.460,7 per ons.

Lihat : Harga Beli Emas Antam Hari ini Jumat 9 Januari 2026 Naik Rp7.000; Harga Buyback Naik Rp6.000

Reli indeks dolar AS ke level tertinggi 4 minggu telah memicu likuidasi posisi beli (long liquidation) pada logam mulia.

Imbal hasil obligasi pemerintah AS yang lebih tinggi pada hari Kamis juga menekan harga logam mulia.

Namun logam mulia terus mendapat dukungan di tengah permintaan safe haven di tengah risiko geopolitik di Ukraina, Timur Tengah, dan Venezuela.

Selain itu, logam mulia didukung oleh kekhawatiran bahwa The Fed akan menerapkan kebijakan moneter yang lebih longgar pada tahun 2026 karena Presiden Trump bermaksud untuk menunjuk Ketua The Fed yang cenderung lunak.

Permintaan emas yang kuat dari bank sentral mendukung harga, menyusul berita pada hari Rabu bahwa cadangan emas batangan di Bank Rakyat China (PBOC) meningkat sebesar +30.000 ons menjadi 74,15 juta ons troy pada bulan Desember, bulan keempat belas berturut-turut PBOC meningkatkan cadangan emasnya. Selain itu, Dewan Emas Dunia baru-baru ini melaporkan bahwa bank sentral global membeli 220 MT emas pada kuartal ketiga, naik +28% dari kuartal kedua.

Malam nanti akan dirilis data ekonomi dan tenaga kerja AS.

Akan dirilis data tenaga kerja AS yaitu Non Farm Payrolls AS Desember yang diindikasikan menurun. Juga akan dirilis data Unemployment Rate AS Desember yang diindikasikan menurun.

Akan dirilis data perumahan Builidng Permits dan Housing Starts AS bulan September dan Oktober yang diindikasikan meningkat.

Juga akan dirilis data Michigan Consumer Sentiment AS Januari yang diindikasikan meningkat.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan untuk perdagangan selanjutnya, harga emas dapat meningkat dengan adanya permintaan safe haven terpicu ketegangan geopolitik di Ukraina dan Venezuela. Namun jika dolar AS lanjut menguat, akan menekan harga emas. Juga jika malam nanti data tenaga kerja, ekonomi dan poerumahan AS erealisir sebagian besar, akan dapat menguatkan enekan dolar AS, maka akan menekan harga emas. Harga emas berjangka AS diperkirakan bergerak dalam kisaran Support $4.421-$4.381. Namun jika naik, akan bergerak dalam kisaran Resistance $4.495-$4.529.