IHSG Kamis Ditutup Menguat 0,5% ke Level 9.075; Lanjut ATH 3 Hari, Berlawanan Regional

94
Vibizmedia Photo

(Vibiznews – IDX) – Dalam perdagangan bursa saham, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) penutupan Kamis sore ini (15/1), terpantau menguat 42,822 poin (0,47%) ke level 9.075,406 setelah dibuka naik ke level 9.055,331.

IHSG bergerak rally ke all time high penutupan baru di hari ketiga sebelum libur, sementara bursa kawasan Asia sore ini umumnya mixed bias melemah di antaranya Nikkei yang terkoreksi dari rekor, serta mencermati Wall Street yang semalam melemah ditarik sektor teknologi.

Sementara itu, nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) sore ini melemah 0,06% atau 10 poin ke level Rp 16.865, dengan dollar AS di pasar uang Eropa menanjak setelah melemah di sesi global sebelumnya; pada sekitar 5 minggu tertingginya di tengah investor mencermati arah kebijakan the Fed berikutnya.

Rupiah melemah dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp 16.855, serta terpantau bearish pada sekitar level 9 bulan terendahnya.

Mengawali perdagangannya, IHSG menguat 22,747 poin (0,25%) ke level 9.055,331. Sedangkan indeks LQ45 naik 3,840 poin (0,44%) ke level 885,930. Siang ini IHSG menguat 14,246 poin (0,16%) ke level 9.046,830. Sementara LQ45 terlihat naik 0,57% atau 5,040 poin ke level 887,130.

IHSG kemudian naik perlahan dan ditutup menguat 42,822 poin (0,47%) ke level 9.075,406. Sementara LQ45 terlihat naik 0,57% atau 5,040 poin ke level 887,130. Tercatat saat ini sebanyak 339 saham naik, 331 saham turun dan 133 saham stagnan.

Sementara itu, bursa regional sore ini terpantau mixed melemah, di antaranya Nikkei yang merosot 0,42%, dan Hang Seng yang turun 0,28%.

 

Analis Vibiz Research Center melihat pergerakan bursa kali ini membukukan rekor baru di hari ketiga, sementara bursa kawasan Asia sore ini umumnya mixed bias melemah di antaranya Nikkei yang terkoreksi dari rekor.

Berikutnya IHSG kemungkinan akan tertahan sebentar oleh profit taking, dengan mengacu kepada fundamental bursa kawasan. Resistance mingguan saat ini berada di level 9.101 dan 9.150. Sedangkan bila menemui tekanan jual di level ini, support ke level 8,715 dan bila tembus ke level 8,584.

 

 Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting Group