(Vibiznews – Economy) – Dalam pergerakan pasar uang Kamis sore ini (15/1), nilai tukar rupiah terhadap dollar berakhir melemah, menambah sedikit loss dari sesi siangnya, sementara dollar AS di pasar Eropa menanjak setelah melemah di sesi global sebelumnya.
Rupiah terhadap dollar AS sore ini ini melemah 0,06% atau 10 poin ke level Rp 16.865 dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp 16.855. Rupiah bearish pada sekitar level 9 bulan terendahnya.
Analis Vibiz Research Center melihat untuk hari ini perdagangan rupiah vs dollar dibuka melemah ke Rp 16.865 kemudian bergerak terkoreksi ke Rp16.867, dan terakhir sore ini WIB terpantau di posisi Rp 16.865.
Melemahnya rupiah terjadi sementara dollar AS di pasar uang Eropa menanjak setelah melemah di sesi global sebelumnya; pada sekitar 5 minggu tertingginya di tengah investor mencermati arah kebijakan the Fed berikutnya.
Indeks dollar, yang mengukur dollar terhadap keranjang enam mata uang saingan utamanya, sore hari WIB ini naik ke 99,12, dibandingkan level penutupan sesi sebelumnya di 99,05.
Sementara itu, IHSG Kamis di akhir sesi membukukan rekor dengan menguat 42,822 poin (0,47%) ke level 9.075,406, sedangkan bursa saham kawasan Asia umumnya mixed bias melemah di antaranya Nikkei yang terkoreksi dari rekor, serta mencermati Wall Street yang semalam melemah ditarik sektor teknologi.
Analis Vibiz Research Center melihat dollar AS terhadap rupiah hari ini menguat, dengan dollar di pasar Eropa beranjak naik. Rupiah terhadap dollar seminggu ini terlihat akan berada dalam rentang antara Rp16.884 – Rp16.715.
Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting



