Bank Indonesia Pertahankan Suku Bunga pada 4,75%; Berupaya Stabilkan Rupiah

148
Bank Indonesia Perkuat Stabilisasi Nilai Tukar Rupiah dari Tingginya Tekanan Global
Sumber: Bank Indonesia

(Vibiznews – Economy & Business) Bank Indonesia (BI) sesuai ekspektasi mempertahankan suku bunga acuan tidak berubah di angka 4,75% untuk keempat kalinya berturut-turut pada pertemuan kebijakan Rabu, 21 Januari 2026, sebagai berupaya membatasi pelemahan lebih lanjut dalam rupiah.

Rupiah melemah sebesar 1,53% pada 20 Januari 2026, dibandingkan dengan akhir Desember 2025.

Bank Indonesia telah melakukan pemotongan kumulatif sebesar 150 bps sejak September 2024, membawa suku bunga ke level terendah sejak Oktober 2022 untuk mendukung pertumbuhan ekonomi.

Keputusan ini menyoroti pandangan BI bahwa inflasi pada tahun 2026 akan tetap berada dalam kisaran target 2,5% ± 1%, didukung oleh rupiah yang stabil dan langkah-langkah berkelanjutan untuk mempertahankan pertumbuhan ekonomi.

BI mempertahankan perkiraan pertumbuhan PDB-nya pada 4,7%–5,5% untuk tahun 2025 dan 4,9%–5,7% untuk tahun 2026.

BI juga mempertahankan suku bunga fasilitas deposito semalam dan suku bunga fasilitas pinjaman tidak berubah masing-masing pada 3,75% dan 5,50%.

BI masih memiliki ruang untuk melanjutkan pemotongan suku bunga, dengan inflasi diperkirakan akan tetap rendah tahun ini.