IHSG Kamis Ditutup Terkoreksi Terbatas ke Level 8.992; Bursa Asia dan Wall Street Berakhir Rebound

103
Vibizmedia Picture

(Vibiznews – IDX) – Dalam perdagangan bursa saham, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) penutupan Kamis sore ini (22/1), terpantau terkoreksi terbatas 18,147 poin (0,20%) ke level 8.992,183 setelah dibuka naik ke level 9.039,835.

IHSG bergerak fluktuatif dan berakhir terkoreksi di hari keduanya walau terbatas, sementara bursa kawasan Asia sore ini umumnya mixed bias rebound setelah Presiden Trump menarik kembali ancaman kenaikan tariff atas Eropa dan meredanya kemungkinan kekuatan militer AS untuk Greenland, serta mengikuti Wall Street yang semalam berakhir melonjak.

Sementara itu, nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) sore ini lanjut menguat 0,30% atau 50 poin ke level Rp 16.880, dengan dollar AS di pasar uang Eropa menurun terbatas setelah menguat di sesi global sebelumnya; tertahan setelah rebound oleh pernyataan Trump yang menarik tekanan tariff atas Eropa yang membuat koreksi kenaikan safe haven assets termasuk emas global.

Rupiah menguat dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp 16.930, serta terpantau melanjutkan rebound kemarin setelah BI Rate dipertahankan.

Mengawali perdagangannya, IHSG menguat 29,505 poin (0,33%) ke level 9.039,835. Sedangkan indeks LQ45 naik 4,640 poin (0,53%) ke level 876,060. Siang ini IHSG melemah 49,726 poin (0,55%) ke level 9.060,056. Sementara LQ45 terlihat naik 1,26% atau 10,990 poin ke level 882,410.

IHSG kemudian terkoreksi dan ditutup melemah 18,147 poin (0,20%) ke level 8.992,183. Sementara LQ45 terlihat naik 0,42% atau 3,690 poin ke level 875,110. Tercatat saat ini sebanyak 345 saham naik, 331 saham turun dan 128 saham stagnan.

Sementara itu, bursa regional sore ini terpantau mixed menguat, di antaranya Nikkei yang menanjak 1,73%, dan Hang Seng yang naik 0,17%.

 

Analis Vibiz Research Center melihat pergerakan bursa kali ini fluktuatif dan berakhir terkoreksi ke seminggu terendahnya, sementara bursa kawasan Asia sore ini umumnya rebound setelah Presiden Trump menarik kembali ancaman kenaikan tariff atas Eropa dan meredanya kemungkinan kekuatan militer AS untuk Greenland.

Berikutnya IHSG kemungkinan akan berkonsolidasi sementara, dengan mengacu kepada fundamental bursa kawasan. Resistance mingguan saat ini berada di level 9.175 dan 9.200. Sedangkan bila menemui tekanan jual di level ini, support ke level 8,841 dan bila tembus ke level 8,715.

 

 Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting Group