(Vibiznews – Commodity) – Harga kopi Vietnam pada minggu ini naik karena persediaan tetap terbatas di saat puncak panen, petani Vietnam masih tidak melakukan penjualan, sementara premium di Indonesia tidak berubah karena cuaca semakin baik untuk pertumbuhan tanaman kopi.
Petani Di the Central Highlands menjual biji kopi seharga 99,500 dong sampai 100,200 dong naik dari minggu lalu 98,300 sampai 98,800 dong
Harga kopi Robusta Maret naik $137 menjadi $4,078 pada penutupan pasar hari Rabu, harga tertinggi sejak 12 Desember sesuai data LSEG.
Harga kopi Robusta mengalami tekanan karena kekhawatiran melimpahnya pasokan. Pada the Vietnam National Statistics Office melaporkan pada 5 Januari Ekspor Kopi Vietnam tahun 2025 melonjak 17.5% menjadi 1.58 MMT
Harga kopi Robusta mengalami tekanan karena kekhawatiran melimpahnya pasokan. Produksi kopi Vietnam 2025/26 diperkirakan naik 6% dari tahun lalu menjadi 1.76 MMT atau 29.4 juta kantong ke tertinggi 4 tahun.
Meningkatnya persediaan kopi Vietnam menurunkan harga. The Vietnam Coffee and Cocoa Association (Vicofa) mengatakan pada 24 Oktober bahwa hasil kopi di 2025/26 naik 10% dari tahun lalu jika cuaca baik
Produksi kopi Robusta Vietnam menurut FAS di 2025/26 naik 6.2% dari tahun lalu menjadi 30.8 juta kantong jumlah tertinggi 4 tahun.
Perkiraan persediaan akhir di 2025/26 turun 5.4% menjadi 20.148 juta kantong dari 21.307 juta kantong di 2024/25
Analisa tehnikal untuk kopi Robusta
Support pertama di $3,860 dan berikut ke $3,670
Resistance pertama di $4,070 kemudian ke $4,190
Loni T / Senior Analyst Vibiz Research Centre Division, Vibiz Consulting



