IHSG Kamis Siang Melemah 1,3% ke Level 8.877; Koreksi Signifikan ke 1,5 Minggu Terendahnya

96
Vibizmedia Photo

(Vibiznews – IDX) – Dalam perdagangan bursa saham, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Kamis siang ini (23/1), terpantau melemah signifikan 115,288 poin (1,28%) ke level 8.876,895 setelah dibuka turun ke level 8.889,280.

IHSG bergerak terkoreksi di hari ketiganya ke level 1,5 minggu terendahnya, sementara bursa kawasan Asia siang ini umumnya bias menguat setelah tensi geopolitik Greenland mereda dan Jepang mempertahankan suku bunganya, serta mengikuti Wall Street yang semalam melanjutkan rebound sebelumnya.

Sementara itu, nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) siang ini lanjut menguat 0,27% atau 45 poin ke level Rp 16.835, dengan dollar AS di pasar uang Asia merangkak naik setelah melemah di sesi global sebelumnya; bangkit dari 2,5 minggu terendahnya setelah isyu Greenland agak mereda dan investor estimasikan the Fed minggu depan akan mempertahankan suku bunganya.

Rupiah menguat dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp 16.880, serta terpantau melanjutkan rally di hari ketiga ke 1,5 minggu terkuatnya.

Mengawali perdagangannya, IHSG melemah 102,903 poin (1,14%) ke level 8.889,280. Sedangkan indeks LQ45 naik 4,640 poin (0,53%) ke level 876,060. Siang ini IHSG melemah 115,288 poin (1,28%) ke level 8.876,895. Sementara LQ45 terlihat turun 0,68% atau 5,910 poin ke level 869,200.

Tercatat saat ini sebanyak 124 saham naik, 585 saham turun dan 95 saham stagnan.

Sementara itu, bursa regional siang ini terpantau mixed menguat, di antaranya Nikkei yang menanjak 0,13%, dan Hang Seng yang naik 0,33%.

 

Analis Vibiz Research Center melihat pergerakan bursa kali ini terkoreksi ke level 1,5 minggu terendahnya, sementara bursa kawasan Asia siang ini umumnya bias menguat setelah tensi geopolitik Greenland mereda dan Jepang mempertahankan suku bunganya, serta mengikuti Wall Street semalam.

Berikutnya IHSG kemungkinan tetap dikoreksi profit taking, dengan mengacu kepada fundamental bursa kawasan. Resistance mingguan saat ini berada di level 9.175 dan 9.200. Sedangkan bila menemui tekanan jual di level ini, support ke level 8,837 dan bila tembus ke level 8,715.

 

 Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting Group