Rekomendasi Harga Perak 23 Januari 2026 : Harapkan Penguatan Ekonomi Mendukung Permintaan

86

(Vibiznews – Commodity) Harga perak ditutup melonjak pada hari Kamis, terdukung penguatan data ekonomi AS dan meredanya ketegangan AS-Eropa memicu harapan pertumbuhan ekonomi.

Harga perak spot ditutup melonjak 3,31% pada $96,18.

Harga perak berjangka AS kontrak Maret 2026 ditutup melonjak 4,03% pada $96,37.

Harga perak naik terdukung revisi ke atas terhadap PDB AS kuartal ketiga pada hari Kamis mendukung permintaan logam industri dan harga perak.

PDB AS kuartal ketiga direvisi naik sebesar 0,1 menjadi 4,4% (kuartal ke kuartal tahunan), lebih kuat dari ekspektasi tidak ada perubahan pada 4,3%.

Harga perak juga mendapat dukungan setelah Presiden AS Donald Trump pada hari Rabu mengatakan bahwa ia tidak akan mengenakan tarif pada negara-negara Eropa karena menentang pendiriannya tentang Greenland, sebuah faktor positif bagi pertumbuhan ekonomi.

Logam mulia terus mendapat dukungan di tengah permintaan sebagai aset aman di tengah ketidakpastian atas tarif AS dan risiko geopolitik di Iran, Ukraina, Timur Tengah, dan Venezuela.

Malam nanti akan dirilis data S&P Global PMI Composite, Manufacturing & Services Januari AS, yang diindikasikan meningkat.

Juga akan dirilis data Michigan Consumer Sentiment Final Januari, yang diindikasikan meningkat.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan untuk perdagangan selanjutnya, harga perak dapat bergerak naik dengan harapan peningkatan ekonomi yang dapat mendukung permintaan. Jika malam nanti data ekonomi AS terealisir naik, akan mendukung sentimen penguatan ekonomi dan dapat menguatkan harga perak. Harga perak berjangka AS diperkirakan bergerak dalam kisaran Resistance $98,51-$100,65. Namun jika turun, akan bergerak dalam kisaran Support $92,46-$88,55.