IHSG Selasa Ditutup Menguat Tipis ke Level 8.980; Hampir Flat, Konsolidasi pada Dua Zona

74
Vibizmedia Photo

(Vibiznews – IDX) – Dalam perdagangan bursa saham, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) penutupan Selasa sore ini (27/1), terpantau hampir flat dengan menguat tipis 4,896 poin (0,05%) ke level 8.980,230 setelah dibuka turun ke level 8.907,430.

IHSG bergerak dalam konsolidasi dan berakhir gain tipis, sementara bursa kawasan Asia sore ini umumnya mixed bias menguat di tengah ancaman kenaikan tariff AS atas Korsel, serta mengikuti Wall Street yang semalam berakhir kompak dalam gain.

Sementara itu, nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) sore ini balik menguat terbatas 0,02% atau 3 poin ke level Rp 16.760, dengan dollar AS di pasar uang Eropa merangkak naik setelah merosot 2 hari di sesi global sebelumnya; bangkit dari sekitar 4,5 bulan terendahnya setelah ditekan penguatan yen Jepang dan isyu kemungkinan pergantian pimpinan the Fed.

Rupiah melemah dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp 16.763, serta terpantau bertahan dengan 5 hari rally, sekitar 3 minggu terkuatnya.

Mengawali perdagangannya, IHSG melemah 67,904 poin (0,76%) ke level 8.907,430. Sedangkan indeks LQ45 turun 1,700 poin (0,19%) ke level 880,730. Siang ini IHSG melemah 53,673 poin (0,60%) ke level 8.876,895. Sementara LQ45 terlihat turun 1,01% atau 8,920 poin ke level 873,510.

IHSG kemudian naik perlahan di akhir sesi dan ditutup menguat tipis 4,896 poin (0,05%) ke level 8.980,230. Sementara LQ45 terlihat turun 0,80% atau 7,100 poin ke level 875,330. Tercatat saat ini sebanyak 279 saham naik, 410 saham turun dan 117 saham stagnan.

Sementara itu, bursa regional sore ini terpantau menguat, di antaranya Nikkei yang menanjak 0,85%, dan Hang Seng yang naik 1,35%.

 

Analis Vibiz Research Center melihat pergerakan bursa kali ini dalam konsolidasi dan berakhir gain tipis, sementara bursa kawasan Asia sore ini umumnya mixed bias menguat di tengah ancaman kenaikan tariff AS atas Korsel, serta mengikuti Wall Street yang semalam berakhir gain.

Berikutnya IHSG kemungkinan masih di area konsolidasi dan diincar profit taking, dengan mengacu kepada fundamental bursa kawasan. Resistance mingguan saat ini berada di level 9.175 dan 9.200. Sedangkan bila menemui tekanan jual di level ini, support ke level 8,837 dan bila tembus ke level 8,715.

 

 Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting Group