Rekomendasi Harga Perak 29 Januari 2026 : Terdukung Permintaan Safe Haven

122

(Vibiznews – Commodity) Harga perak berakhir naik pada hari Rabu terpicu permintaan safe haven dan prospek pelemahan dolar AS.

Harga perak spot ditutup melonjak 4,25% pada $116,86.

Harga perak berjangka AS kontrak Maret 2026 ditutup melonjak 7,15% pada $113,53.

Kenaikan harga perak didukung permintaan safe-haven yang meningkat di tengah ketidakpastian mengenai tarif AS dan risiko geopolitik di Iran, Ukraina, Timur Tengah, dan Venezuela.

Selain itu, harga perak didukung oleh kekhawatiran bahwa The Fed akan menerapkan kebijakan moneter yang lebih longgar pada tahun 2026 karena Presiden Trump bermaksud untuk menunjuk Ketua The Fed yang cenderung dovish.

Harga perak juga melonjak setelah Presiden AS Donald Trump mengatakan pada Selasa malam bahwa ia merasa nyaman dengan pelemahan dolar baru-baru ini, yang memicu permintaan logam sebagai penyimpan nilai.

Selain itu, ketidakpastian politik AS, mendorong investor untuk mengurangi kepemilikan aset dolar dan beralih ke logam mulia seperti perak.

Malam nanti akan dirilis data Initial Jobless Claim AS minggu lalu yang diindikasikan meningkat.

Juga akan dirilis data Balance of Trade November AS yang diindikasikan menurun.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan untuk perdagangan selanjutnya, harga perak dapat bergerak naik, dengan masih berlangsungnya ketegangan geopolitik AS-Iran, Rusia-Ukraina juga Timur Tengah. Juga akan mencermati pergerakan dolar AS yang dapat mempengaruhi harga perak. Jika malam nanti data Initial Jobless Claim AS terealisir meningkat dan data Balance of Trade November AS terealisir menurun, dan menekan dolar AS, akan menguatkan harga perak. Harga perak berjangka AS diperkirakan bergerak dalam kisaran Resistance $117,29-$121,04. Namun jika turun, akan bergerak dalam kisaran Support $110,09-$106,64.