Harga Emas Jumat 30 Januari 2026 Tertekan Profit Taking; Menuju Kenaikan Bulanan Terbaik

118

(Vibiznews – Commodity) Harga emas bergerak turun pada hari Jumat di sesi perdagangan Asia, akibat aksi profit taking, tetapi tetap berada di jalur untuk kenaikan bulanan terbaiknya sejak tahun 1980-an.

Harga emas spot bergerak turun 2,54% pada $5.234,94 per ons.

Harga emas berjangka AS kontrak April 2026 bergerak turun 1,67% pada $5.265,6 per ons.

Reli baru-baru ini didukung oleh ketidakpastian ekonomi dan geopolitik yang tinggi, bersamaan dengan melemahnya dolar AS.

Dalam perkembangan terbaru, Presiden AS Donald Trump menandatangani perintah eksekutif yang memberlakukan tarif pada barang-barang dari negara-negara pemasok minyak ke Kuba, sebuah langkah yang menambah tekanan pada Meksiko.

Ketegangan geopolitik juga tetap tinggi karena Trump mendesak Iran untuk terlibat dalam pembicaraan nuklir, sementara Teheran memperingatkan akan adanya pembalasan, dan berjanji akan memberikan respons cepat.

Di bidang kebijakan moneter, Trump akan mengumumkan calonnya untuk ketua Federal Reserve pada hari Jumat, dengan laporan yang menunjukkan mantan gubernur Fed Kevin Warsh sebagai kandidat utama, yang telah lama menjadi kritikus kebijakan Fed yang sangat longgar.

Malam nanti akan dirilis data PPI dan Core PPI Desember AS yang secara tahunan diindikasikan menurun.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan untuk perdagangan selanjutnya, harga emas dapat bergerak turun terpicu profit taking. Namun jika ketegangan geopolitik AS-Iran meningkat, akan menguatkan harga emas. Jika malam nanti data data PPI dan Core PPI Desember AS secara tahunan terealisir menurun, dan menekan dolar AS, akan menguatkan harga emas. Harga emas berjangka AS diperkirakan bergerak dalam kisaran Support $5.205-$5.070. Namun jika naik, akan bergerak dalam kisaran Resistance $5.464-$5.588.