IHSG Jumat Ditutup Merosot 2% ke Level 7.935; Ditekan Outlook Negatif, Asia Ditekan Teknologi

89
IHSG
Vibizmedia Picture

(Vibiznews – IDX) – Dalam perdagangan bursa saham, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) penutupan Jumat sore ini (6/2), terpantau merosot signifikan 168,619 poin (2,08%) ke level 7.935,260 setelah dibuka turun ke level 7.959,279.

IHSG bergerak dalam tekanan kuat, setelah Moody’s Ratings menurunkan peringkat outlook kredit Indonesia menjadi negatif dari stabil, sementara bursa kawasan Asia sore ini umumnya mixed bias melemah masih ditarik sektor teknologi,  serta mengikuti Wall Street yang berakhir semalam dalam loss oleh merosotnya saham teknologi.

Sementara itu, nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) sore ini melemah 0,21% atau 35 poin ke level Rp 16.860, dengan dollar AS di pasar uang Asia umumnya turun setelah menguat 2 hari di sesi global sebelumnya; terkoreksi dari 2 minggu tertingginya yang diangkat setelah Bank of England (BoE) mempertahankan suku bunganya.

Rupiah melemah dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp 16.825, serta terpantau terkoreksi di hari kedua pada level 2 minggu terendahnya.

Mengawali perdagangannya, IHSG melemah 144,600 poin (1,78%) ke level 7.959,279. Sedangkan indeks LQ45 turun 13,080 poin (1,58%) ke level 816,280. Siang ini IHSG melemah 229,463 poin (2,83%) ke level 7.874,416. Sementara LQ45 terlihat turun 2,30% atau 19,080 poin ke level 810,280.

IHSG kemudian agak mendatar dan ditutup melemah 168,619 poin (2,08%) ke level 7.935,260. Sementara LQ45 terlihat turun 1,58% atau 13,080 poin ke level 816,280. Tercatat saat ini sebanyak 107 saham naik, 646 saham turun dan 68 saham stagnan.

Sementara itu, bursa regional sore ini terpantau mixed melemah, di antaranya Nikkei yang naik 0,81%, dan Hang Seng yang merosot 1,21%.

 

Analis Vibiz Research Center melihat pergerakan bursa kali ini bergerak dalam tekanan rilis outlook negatif Indonesia dari Moody’s Ratings, sementara bursa kawasan Asia sore ini umumnya mixed bias melemah ditarik sektor teknologi, serta mengikuti Wall Street yang berakhir semalam dalam koreksi.

Berikutnya IHSG kemungkinan masih bearish oleh isyu outlook Moody’s, dengan mengacu kepada fundamental bursa kawasan. Resistance mingguan saat ini berada di level 8.596 dan 9.058. Sedangkan bila menemui tekanan jual di level ini, support ke level 7,742 dan bila tembus ke level 7,481.

 

 Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting Group