Rekomendasi Harga Perak 10 Februari 2026 : Waspadai Profit Taking; Harapkan Permintaan Safe Haven dan Pelemahan Dolar AS

134

(Vibiznews – Commodity) Harga perak berakhir naik tajam pada hari Senin terbantu pelemahan dolar AS.

Harga perak spot berakhir melonjak 7,03% pada $83,35.

Harga perak berjangka AS berakhir melonjak 6,9% pada $82,23.

Kenaikan harga perak terdukung pelemahan indeks dolar AS yang jatuh ke level terendah dalam 1 minggu.

Selain itu, kekhawatiran bahwa investor asing mungkin mengalihkan aset dolar mereka ke logam mulia bersifat bullish untuk harga perak setelah Bloomberg melaporkan bahwa regulator Tiongkok meminta lembaga keuangan untuk mengurangi kepemilikan utang AS mereka.

Kenaikan harga perak juga didukung permintaan safe haven di tengah risiko geopolitik di Iran, Ukraina, Timur Tengah, dan Venezuela.

Malam nanti akan dirilis data ADP Employment Change Weekly AS, juga data Retail Sales Desember AS.

Juga akan ada pernyataan dari pejabat Fed Hammack dan Logan.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan untuk perdagangan selanjutnya, harga perak akan mencermati pergerakan dolar AS, yang jika berlanjut melemah, akan menguatkan harga emas. Namun juga akan mewaspadai aksi profit taking setelah harga perak melonjak tinggi. Dengan masih berlangsungnya ketegangan geopolitik AS-Iran, Rusia-Ukraina juga Timur Tengah, diharapkan dapat meningkatkan permintaan safe haven untuk emas. Namun jika data tenaga kerja dan ekonomi AS terealisir turun dan menekan dolar AS, akan menguatkan harga perak. Harga perak berjangka AS diperkirakan bergerak dalam kisaran Suport $78,97-$75,70. Namun jika naik, akan bergerak dalam kisaran Resistance $84,63-$87,02.