(Vibiznews – Commodity) Harga emas berakhir naik pada hari Rabu terdorong peningkatan permintaan safe haven setelah ketegangan AS-Iran meningkat.
Harga emas spot berakhir naik 1,19% pada $5.084,53 per ons.
Harga emas berjangka AS kontrak April 2026 berakhir naik 1,34% pada $5.098,5 per ons.
Harga emas berakhir naik, mencapai level tertinggi dalam 1,5 minggu setelah meningkatnya ketegangan antara AS dan Iran meningkatkan permintaan aset safe-haven setelah laporan pada hari Rabu bahwa AS dapat mengirimkan kelompok serang kapal induk kedua ke Timur Tengah jika pembicaraan nuklir dengan Iran gagal.
Logam mulia didukung oleh permintaan safe haven di tengah risiko geopolitik di Iran, Ukraina, Timur Tengah, dan Venezuela.
Namun penguatan harga emas masih dimungkinkan berkurang dengan penguatan data tenaga kerja AS bulan Januari yang memicu sentimen The Fed tidak akan menurunkan suku bunga pada pertemuan berikutnya, yang memberikan sentimen negatif bagi harga emas.
Malam nanti akan dirilis data Initial Jobless Claims AS pekan lalu yang diindikasikan menurun.
Analyst Vibiz Research Center memperkirakan untuk perdagangan selanjutnya, harga emas akan mencermati pergerakan dolar AS, yang jika berlanjut menguat, akan menekan harga emas. Namun dengan masih berlangsungnya ketegangan geopolitik AS-Iran akan dapat meningkatkan permintaan safe haven untuk emas. Jika data Initial Jobless Claims AS terealisir turun dan menguatkan dolar AS, akan menekan harga emas. Harga emas berjangka AS diperkirakan bergerak dalam kisaran Support $5.042-$4.984. Namun jika naik, akan bergerak dalam kisaran Resistance $5.151-$5.202.



