Harga Minyak Sawit Acuan Terjun ke Terendah Sebulan Sebelum Libur Imlek

69

(Vibiznews – Commodity) – Harga minyak sawit atau CPO acuan dunia terjun ke posisi terendah dalam sebulan pada akhir perdagangan bursa komoditas Malaysia hari Senin (16/2/2026) di tengah penguatan ringgit dan ekspor yang lebih lemah.

Harga minyak sawit yang banyak diperdagangkan yaitu kontrak berjangka bulan April 2026 ditutup turun 0,85% menjadi sekitar MYR4.060,  setelah awal sesi sempat berada di  posisi MYR4.125.

Surveyor kargo memperkirakan ekspor minyak sawit Malaysia untuk 1–15 Februari turun antara 11,2% dan 14,9% secara bulanan, memperkuat kekhawatiran atas permintaan jangka pendek.

Namun harga sempat menguat lebih tinggi dikarenakan  faktor pembeli utama yaitu India,  meningkatkan impor minyak sawit sebesar 51% secara bulanan pada bulan Januari ke level tertinggi empat bulan setelah penurunan tajam pada bulan Desember.

Sementara itu, data bulanan dari regulator industri menunjukkan persediaan turun 7,7%, dan produksi turun 13,8% pada bulan Januari, menunjukkan pasokan yang lebih ketat yang dapat membantu meredam penurunan lebih lanjut.

Sebagai informasi pasar komoditas di Malaysia akan tutup pada hari Selasa dan melanjutkan perdagangan pada hari Kamis. Pasar Dalian juga tutup untuk liburan hingga minggu depan, sementara bursa Chicago juga tutup untuk hari libur nasional, membatasi petunjuk eksternal.