Harga Minyak Sawit Kamis 19 Februari 2026 Naik Terbantu Kenaikan Minyak Kedelai CBOT dan Pelemahan Ringgit

75

(Vibiznews – Commodity) Harga minyak sawit berjangka Malaysia bergerak lebih tinggi pada hari Kamis setelah libur Tahun Baru Imlek selama dua hari, terdukung penguatan harga minyak kedelai Chicago dan pelemahan ringgit.

Harga minyak sawit acuan untuk pengiriman Mei di Bursa Malaysia Derivatives Exchange naik 29 ringgit, atau 0,72%, menjadi 4.045 ringgit ($1.034,00) per metrik ton pada perdagangan awal.

Terpantau harga minyak kedelai berjangka kontrak Maret 2026 di Chicago Board of Trade (CBOT) pada hari Kamis bergerak naik 0,38% pada 58,81.

Mata uang Ringgit Malaysia terpantau turun 0,35% terhadap dolar AS.

Sementara itu, harga minyak mentah juga terpantau naik. Harga minyak mentah berjangka WTI AS bergerak naik 0,2% pada $65,32 per barel.

Kenaikan harga minyak mentah dunia mendorong permintaan biodiesel naik, sehingga mendukung permintaan CPO.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan untuk perdagangan selanjutnya, harga minyak sawit dapat bergerak naik jika kenaikan harga minyak kedelai di CBOT dan kenaikan harga minyak mentah dunia berlanjut naik. Juga jika pelemahan mata uang Ringgit berlanjut, akan menguatkan harga minyak sawit. Harga minyak sawit berjangka Malaysia diperkirakan bergerak dalam kisaran Resistance 4.132-4.160. Namun jika turun, akan bergerak dalam kisaran Support 4.060-4.016.