IHSG Kamis Ditutup Melemah ke Level 8.274; Bursa Asia Berakhir Positif, Kospi Cetak Rekor

86
Vibizmedia Photo

(Vibiznews – IDX) – Dalam perdagangan bursa saham, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) penutupan Kamis sore ini (19/1), terpantau melemah 36,146 poin (0,43%) ke level 8.274,081 setelah dibuka naik ke level 8.354,208.

IHSG bergerak konsolidasi di dua zona dan berakhir terkoreksi, sementara bursa kawasan Asia sore ini umumnya bias menguat dipimpin Kospi yang mencetak rekor baru sementara bursa kawasan China masih libur Imlek, serta mengikuti Wall Street yang semalam berakhir menguat didorong saham teknologi.

Sementara itu, nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) sore ini melemah 0,28% atau 48 poin ke level Rp 16.928, dengan dollar AS di pasar uang Eropa balik turun setelah menanjak di sesi global sebelumnya; pada sekitar 1,5 minggu tertingginya oleh rilis minutes the Fed yang menunjukkan adanya indikasi pertimbangan kenaikan suku bunga ke depannya.

Rupiah melemah dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp 16.880, serta terpantau terkoreksi di hari keempatnya ke sekitar sebulan terendahnya.

Mengawali perdagangannya, IHSG menguat 43,981 poin (0,53%) ke level 8.354,208. Sedangkan indeks LQ45 naik 3,840 poin (0,46%) ke level 842,370. Sore ini IHSG melemah 21,143 poin (0,25%) ke level 8.289,084. Sementara LQ45 terlihat turun 0,15% atau 1,270 poin ke level 837,260.

IHSG kemudian tetap di zona merah dan ditutup melemah 36,146 poin (0,43%) ke level 8.274,081. Sementara LQ45 terlihat turun 0,51% atau 4,250 poin ke level 834,280. Tercatat saat ini sebanyak 326 saham naik, 366 saham turun dan 127 saham stagnan.

Sementara itu, bursa regional sore ini terpantau mixed menguat, di antaranya Nikkei yang naik 0,57%, dan Kospi yang menanjak 3,09%.

 

Analis Vibiz Research Center melihat pergerakan bursa kali ini konsolidasi setelah rebound kemarin, sementara bursa kawasan Asia sore ini umumnya mixed bias menguat dipimpin Kospi yang mencetak rekor baru, serta mengikuti Wall Street yang semalam menguat.

Berikutnya IHSG kemungkinan masih akan berkonsolidasi sementara, dengan mengacu kepada fundamental bursa kawasan. Resistance mingguan saat ini berada di level 8.596 dan 9.058. Sedangkan bila menemui tekanan jual di level ini, support ke level 7,742 dan bila tembus ke level 7,481.

 

 Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting Group