IHSG Kamis Siang Balik Melemah ke Level 8.289; Regional di Zona Hijau, Sejalan Wall Street

90
Vibizmedia Picture

(Vibiznews – IDX) – Dalam perdagangan bursa saham, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Kamis siang ini (19/1), terpantau balik melemah 21,143 poin (0,25%) ke level 8.289,084 setelah dibuka naik ke level 8.354,208.

IHSG bergerak fluktuatif, dari rebound ke terkoreksi di bawah level 2,5 minggu tertingginya, sementara bursa kawasan Asia siang ini umumnya bias menguat dipimpin Kospi yang mencetak rekor baru sementara bursa kawasan China masih libur Imlek, serta mengikuti Wall Street yang semalam berakhir menguat didorong saham teknologi.

Sementara itu, nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) siang ini melemah 0,28% atau 48 poin ke level Rp 16.928, dengan dollar AS di pasar uang Asia merangkak naik setelah menanjak di sesi global sebelumnya; bertengger sekitar 1,5 minggu tertingginya oleh rilis minutes the Fed yang menunjukkan adanya indikasi pertimbangan kenaikan suku bunga ke depannya.

Rupiah melemah dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp 16.880, serta terpantau terkoreksi di hari keempatnya ke sekitar sebulan terendahnya.

Mengawali perdagangannya, IHSG menguat 43,981 poin (0,53%) ke level 8.354,208. Sedangkan indeks LQ45 naik 3,840 poin (0,46%) ke level 842,370. Siang ini IHSG melemah 21,143 poin (0,25%) ke level 8.289,084. Sementara LQ45 terlihat turun 0,15% atau 1,270 poin ke level 837,260.

Tercatat saat ini sebanyak 293 saham naik, 351 saham turun dan 169 saham stagnan.

Sementara itu, bursa regional siang ini terpantau mixed menguat, di antaranya Nikkei yang naik 0,76%, dan Kospi yang menanjak 2,55%.

 

Analis Vibiz Research Center melihat pergerakan bursa kali ini konsolidasi setelah rebound, sementara bursa kawasan Asia siang ini umumnya mixed bias menguat dipimpin Kospi yang mencetak rekor baru, serta mengikuti Wall Street yang semalam menguat.

Berikutnya IHSG kemungkinan masih akan berkonsolidasi sementara, dengan mengacu kepada fundamental bursa kawasan. Resistance mingguan saat ini berada di level 8.596 dan 9.058. Sedangkan bila menemui tekanan jual di level ini, support ke level 7,742 dan bila tembus ke level 7,481.

 

 Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting Group