Harga Emas Selasa Bergerak Turun Tertekan Profit Taking

174
emas

(Vibiznews – Commodity) Harga emas bergerak turun pada hari Selasa terpicu profit taking, setelah empat sesi berturut-turut mengalami kenaikan, di tengah ketidakpastian perdagangan dan ketegangan geopolitik.

Harga emas spot bergerak turun 1% pada $5.173,76 per ons.

Harga emas berjangka AS kontrak April 2026 bergerak turun 0,63% pada $5.192,7 per ons.

Laporan menunjukkan bahwa pemerintah AS sedang mempersiapkan perintah resmi yang dapat menaikkan tarif menjadi 15%.

Pada hari Senin, Trump memperingatkan tentang bea masuk yang lebih tinggi pada negara-negara yang “bermain-main” dengan kesepakatan perdagangan yang ada. Peringatannya muncul ketika banyak mitra dagang menilai kembali posisi perdagangan mereka setelah putusan pengadilan. Uni Eropa menghentikan proses ratifikasi perjanjian perdagangannya, sementara India menunda pembicaraan dengan AS.
Perhatian juga tetap tertuju pada pembicaraan nuklir AS-Iran, yang dijadwalkan akan dilanjutkan pada hari Kamis. Trump mengatakan dia lebih memilih penyelesaian melalui negosiasi tetapi memperingatkan bahwa konsekuensi serius dapat terjadi jika kesepakatan tidak tercapai.

Malam nanti akan dirilis data ADP Employment Change Weekly AS dan CB Consumer Confidence Februari AS.

Juga akan ada pernyataan dari pejabat Fed Golsbee, Bostic, Collins, Waller, Cook.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan untuk perdagangan selanjutnya, harga emas turun dengan adanya profit taking. Namun harga emas dapat naik jika peningkatan permintaan safe haven terjadi dengan adanya ketegangan AS-Iran, dan ketegangan perdagangan dengan adanya perintah eksekutif Trump untuk menaikkan tarif global menjadi 15%. Namun jika data ekonomi AS terealisir naik dan pernyataan pejabat Fed hawkish dan menguatkan dolar AS, akan menekan harga emas.