(Vibiznews – IDX) – Dalam perdagangan bursa saham, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Kamis pagi ini (26/2), terpantau terkoreksi 19,058 poin (0,23%) ke level 8.303,169 setelah dibuka naik ke level 8.334.470.
IHSG bergerak konsolidatif di dua zona setelah kemarin dalam rentang sempit, sementara bursa kawasan Asia pagi ini umumnya mixed menguat dengan Nikkei kembali membukukan rekor baru dalam sentimen “Takaichi trade” yang pro-growth, serta mengikuti Wall Street yang berakhir kompak menguat didorong sektor teknologi.
Sementara itu, nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) pagi ini melemah 0,17% atau 28 poin ke level Rp 16.808, dengan dollar AS di pasar uang Asia menurun setelah terkoreksi di sesi global sebelumnya; lanjut terkoreksi di tengah investor mencermati perkembangan kebijakan tariff AS yang menjadi 15% namun perlu persetujuan Kongres AS.
Rupiah melemah dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp 16.780, serta terpantau dalam koreksi dari posisi hampir 2 minggu terkuatnya kemarin.
Mengawali perdagangannya, IHSG menguat 12,243 poin (0,15%) ke level 8.334.470. Sedangkan indeks LQ45 naik 2,550 poin (0,30%) ke level 845,620. Pagi ini IHSG melemah 19,058 poin (0,23%) ke level 8.303,169. Sementara LQ45 terlihat turun 0,37% atau 3,160 poin ke level 839,910.
Tercatat saat ini sebanyak 239 saham naik, 293 saham turun dan 181 saham stagnan.
Sementara itu, bursa Wall Street berakhir subuh tadi dengan ketiga indeks acuan utamanya menguat dipicu laporan pendapatan yang kuat dari Nvidia dan Oracle yang mengangkat sentimen investor semalam. Sedangkan, bursa regional pagi ini terpantau bias menguat, di antaranya Nikkei yang naik 0,66%, dan Hang Seng yang menanjak 0,21%.
Analis Vibiz Research Center melihat pergerakan bursa kali ini konsolidatif di dua zona, sementara bursa kawasan Asia pagi ini umumnya mixed bias menguat dengan Nikkei kembali membukukan rekor baru dalam sentimen “Takaichi trade”, serta mengikuti pergerakan Wall Street.
Berikutnya IHSG kemungkinan masih konsolidasi dan agak sideways, dengan mengacu kepada fundamental bursa kawasan. Resistance mingguan saat ini berada di level 8.596 dan 8.980. Sedangkan bila menemui tekanan jual di level ini, support ke level 7,861 dan bila tembus ke level 7,712.
Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting Group



