(Vibiznews-Forex) – Rebound aussie dolar dalam pair AUDUSD sedikit terpangkas pada perdagangan forex sesi Eropa hari Jumat (27/2/2026) di tengah melemahnya perdagangan aset risiko dan koreksi harga emas.
Ketidakpastian perdagangan dan risiko geopolitik membebani sentimen risiko global, membatasi laju pair AUDUSD.
Pada sesi Asia, pair rebound dan melaju mendekati level tertinggi lebih dari 3 tahun, dan menuju kenaikan bulanan keempat berturut-turut di tengah meningkatnya spekulasi tentang prospek kebijakan RBA yang agresif.
Aussie dolar sudah naik sekitar 2% pada bulan Februari dan naik lebih dari 6% sejak awal tahun karena kondisi domestik yang tangguh memperkuat ekspektasi pengetatan lebih lanjut oleh Bank Sentral.
Pasar forex memperkirakan sekitar 80% kemungkinan kenaikan suku bunga pada bulan Mei setelah kejutan positif dalam inflasi Januari, dengan total pengetatan 40 basis poin tahun ini.
Namun Gubernur Michele Bullock menegaskan bahwa kesabaran tetap diperlukan karena ekonomi mendekati keseimbangan, meredam ekspektasi jalur kenaikan suku bunga yang agresif.
Secara teknikal pair melaju mendekati posisi resisten kuat harian dan menurut analyst Vibiz Research Center pair AUDUSD akan konsolidasi dengan bias positif.
Kini pair berada di 0.7110 yang turun ke posisi di 0.7095, dan jika tembus akan meluncur ke support kuatnya di S1.
Namun jika tidak tembus 0.7070, pair berbalik naik ke posisi 0.7131 dan jika tembus akan berlanjut ke posisi resisten kuatnya di R1.
| R3 | R2 | R1 | Pivot | S1 | S2 | S3 |
| 0,7207 | 0,7172 | 0,7138 | 0,7102 | 0,7068 | 0,7032 | 0,7098 |



