(Vibiznews – IDX) – Dalam perdagangan bursa saham, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) penutupan Jumat sore ini (27/2), terpantau flat dengan menguat tipis 0,933 poin (0,00%) ke level 8.235,485 setelah dibuka turun ke level 8.140.920.
IHSG bergerak sideways dan berakhir melandai ke sekitar 2 minggu terendahnya, sementara bursa kawasan Asia sore ini umumnya mixed dengan Nikkei Nikkei bertahan di sekitar rekornya, serta mengikuti Wall Street yang berakhir dalam bias melemah.
Sementara itu, nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) sore ini melemah 0,09% atau 15 poin ke level Rp 16.765, dengan dollar AS di pasar uang Eropa turun setelah menguat perlahan di sesi global sebelumnya; agak menurun di antara penguatan yen Jepang serta estimasi pasar bahwa the Fed bulan depan akan mempertahankan suku bunganya.
Rupiah melemah dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp 16.750, serta terpantau dalam koreksi terbatas dari posisi sebulan terkuatnya kemarin.
Mengawali perdagangannya, IHSG melemah 94,342 poin (1,15%) ke level 8.140.920. Sedangkan indeks LQ45 turun 2,990 poin (0,36%) ke level 834,900. Siang ini IHSG melemah 25,933 poin (0,31%) ke level 8.209,329. Sementara LQ45 terlihat turun 0,56% atau 4,700 poin ke level 833,190.
IHSG kemudian bergerak fluktuatif menurun dan ditutup melemah 86,965 poin (1,04%) ke level 8.235,262. Sementara LQ45 terlihat turun 0,61% atau 5,180 poin ke level 837,890. Tercatat saat ini sebanyak 341 saham naik, 315 saham turun dan 163 saham stagnan.
Sementara itu, bursa regional sore ini terpantau variatif bias menguat, di antaranya Nikkei yang naik 0,16%, dan Hang Seng yang menanjak 0,95%.
Analis Vibiz Research Center melihat pergerakan bursa kali ini bertahan melandai mendekati 2 minggu terendahnya, sementara bursa kawasan Asia sore ini umumnya mixed dengan Nikkei bertahan sekitar rekornya, serta mengikuti Wall Street yang berakhir dalam bias melemah.
Berikutnya IHSG kemungkinan masih rentang konsolidasi, dengan mengacu kepada fundamental bursa kawasan. Resistance mingguan saat ini berada di level 8.437 dan 8.596. Sedangkan bila menemui tekanan jual di level ini, support ke level 7,861 dan bila tembus ke level 7,712.
Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting Group



