(Vibiznews – Commodity) Harga emas bergerak naik pada hari Jumat setelah data tenaga kerja AS Februari yang lemah dan perang AS-Israel menghadapi Iran yang masih berlangsung, memicu peningkatan permintaan safe haven.
Harga emas spot bergerak naik 0,495 pada $5.106,08 per ons.
Harga emas berjangka AS kontrak April 2026 bergerak naik 0,73% pada $5.115,6 per ons.
Jumlah pekerja di sektor non-pertanian/Non Farm Payrolls AS turun sebesar 92.000 untuk bulan Februari, dibandingkan dengan perkiraan 50.000 dan di bawah angka Januari yang direvisi ke bawah sebesar 126.000.
Sedangkan tingkat pengangguran sedikit meningkat menjadi 4,4% dari 4,3% pada bulan Januari, karena penurunan lapangan kerja di berbagai sektor utama.
Harga emas masih terdukung permintaan safe haven dengan masih berlangsungnya perang AS-Israel terhadap Iran yang kini telah memasuki hari ketujuh.
Presiden AS Donald Trump juga menyatakan bahwa ia ingin berperan dalam memilih pemimpin Iran berikutnya, menolak Mojtaba Khamenei, putra mendiang pemimpin tertinggi, sebagai pilihan yang tidak mungkin.
Analyst Vibiz Research Center memperkirakan untuk perdagangan selanjutnya, harga emas dapat bergerak naik dengan masih berlangsungnya perang Israel-AS versus Iran akan meningkatkan permintaan safe haven. Juga akan mencermati data Non Farm Payrolls Februari AS dan data Retail Sales Januari AS, yang jika terealisir menurun dan menekan dolar AS, akan menguatkan harga emas.
Harga emas spot diperkirakan bergerak dalam kisaran Resistance $5.166-$5.251. Namun jika turun, akan bergerak dalam kisaran Support $5.024-$4.967.
Harga emas berjangka AS diperkirakan bergerak dalam kisaran Resistance $5.169-$5.259. Namun jika turun, akan bergerak dalam kisaran Support $5.024-$4.969.



