IHSG Senin Siang Amblas 3,5% ke Level 7.321; Bearish ke 7,5 Bulan Terendahnya

77
Vibizmedia Photo

(Vibiznews – IDX) – Dalam perdagangan bursa saham, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Senin siang ini (9/3), terpantau merosot tajam 264,615 poin (3,49%) ke level 7.321,072 setelah dibuka turun ke level 7.299.685.

IHSG bergerak bearish kuat ke level 7,5 bulan terendahnya sejak Juli 2025, sementara bursa kawasan Asia siang ini umumnya melemah dipimpin Nikkei di tengah melejitnya harga minyak dunia ke atas $100 per barrel oleh konflik perang Timur Tengah, serta mencermati Wall Street yang berakhir pekan dengan ketiga indeks acuannya berakhir kembali terkoreksi setelah juga rilis tenaga kerja AS yang mengecewakan.

Sementara itu, nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) siang ini melemah 0,35% atau 60 poin ke level Rp 16.970, dengan dollar AS di pasar uang Asia rally setelah terkoreksi di sesi global sebelumnya; kuat di sekitar 3,5 bulan tertingginya di tengah naiknya permintaan sebagai safe haven oleh berlanjutnya konflik perang di Timur Tengah.

Rupiah melemah dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp 16.910, serta terpantau tertekan di sekitar area rekor terendahnya sepanjang masa.

Mengawali perdagangannya, IHSG melemah 286,002 poin (3,77%) ke level 7.299.685. Sedangkan indeks LQ45 turun 22,310 poin (2,87%) ke level 753,740. Siang ini IHSG merosot 264,615 poin (3,49%) ke level 7.321,072. Sementara LQ45 terlihat turun 3,61% atau 27,980 poin ke level 748,070.

Tercatat saat ini sebanyak 63 saham naik, 717 saham turun dan 36 saham stagnan.

Sementara itu, bursa regional siang ini terpantau di zona merah, di antaranya Nikkei yang merosot 5,88%, dan Hang Seng yang menurun 2,00%.

 

Analis Vibiz Research Center melihat pergerakan bursa kali ini bearish tajam ke sekitar 7,5 bulan terendahnya, sementara bursa kawasan Asia siang ini umumnya tertekan di tengah melejitnya harga minyak dunia oleh konflik Timur Tengah yang terus berlangsung, serta mencermati Wall Street yang berakhir dalam koreksi.

Berikutnya IHSG kemungkinan tetap bearish searah regional, dengan mengacu kepada fundamental bursa kawasan. Resistance mingguan saat ini berada di level 7.897 dan 8.134. Sedangkan bila menemui tekanan jual di level ini, support ke level 7,156 dan bila tembus ke level 7,026.

 

Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting Group