Harga Minyak Sesi Asia Rabu Turun Terpicu Rencana IEA Melepaskan Cadangan Minyak Darurat

61

(Vibiznews – Commodity) Harga minyak turun pada hari Rabu di sesi perdagangan Asia setelah Badan Energi Internasional (IEA) berencana untuk melakukan pelepasan cadangan minyak darurat terbesar yang pernah ada untuk mengimbangi dampak perang Timur Tengah.

Harga minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI) kontrak April 2026 turun 0,54% menjadi $83,00 per barel.

Harga minyak mentah berjangka Brent turun 1,01% menjadi $86,91 per barel.

Pasar minyak tetap bergejolak di tengah meningkatnya ketidakpastian seputar perang Timur Tengah dan pengiriman melalui Selat Hormuz yang vital.

Produsen utama Timur Tengah secara kolektif telah mengurangi produksi lebih dari 6 juta barel per hari karena Selat Hormuz tetap tertutup secara efektif.

Pelepasan cadangan minyak ini bertujuan untuk mengatasi peningkatan gangguan di pasar minyak yang disebabkan oleh penutupan hampir total Selat Hormuz oleh Iran. Selat tersebut merupakan jalur pelayaran utama yang memfasilitasi sekitar 20% pasokan minyak dunia.

Laporan menunjukkan Iran menyerang kapal-kapal yang melewati Selat tersebut minggu ini, dan Teheran juga telah memasang ranjau di selat tersebut.

Laporan awal pekan ini menunjukkan bahwa negara-negara Kelompok Tujuh juga berencana untuk melepaskan cadangan minyak untuk membantu mengimbangi kekurangan pasokan. Selain itu, AS mengatakan akan mencabut sementara beberapa sanksi terhadap penjualan minyak Rusia untuk meningkatkan pasokan minyak mentah.

Malam nanti akan dirilis data pasokan minyak mentah mingguan AS oleh EIA .

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan untuk perdagangan selanjutnya, harga minyak dapat bergerak turun dengan Badan Energi Internasional (IEA) berencana untuk melakukan pelepasan cadangan minyak untuk mengimbangi dampak perang Timur Tengah. Namun akan mencermati perkembangan perang Timur Tengah, yang jika ketegangan di Selat Hormuz terus berlangsung, akan memicu kekhawatiran gangguan pasokan dan menguatkan harga minyak. Juga akan mencermati pergerakan dolar AS, yang dapat mempengaruhi harga minyak. Juga jika data pasokan minyak mentah mingguan AS oleh EIA terealisir turun, akan menguatkan harga minyak. Harga minyak mentah berjangka WTI diperkirakan bergerak dalam kisaran Resistance $87,12-$91,26. Namun jika turun, akan bergerak dalam kisaran Support $80,32-$77,66.