(Vibiznews – Economy) – Dalam pergerakan pasar uang Kamis siang ini (12/3), nilai tukar rupiah terhadap dollar terpantau melemah, menambah loss dari sesi paginya, sementara dollar AS di pasar Asia menanjak setelah menguat 2 hari di sesi global sebelumnya.
Rupiah terhadap dollar AS siang ini melemah 0,21% atau 35 poin ke level Rp 16.900 dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp 16.865. Rupiah terpantau terkoreksi kembali di hari kedua.
Analis Vibiz Research Center melihat untuk hari ini perdagangan rupiah vs dollar dibuka melemah ke Rp 16.862 kemudian bergerak terkoreksi ke Rp16.900, dan terakhir siang ini WIB terpantau di posisi Rp 16.900.
Melemahnya rupiah terjadi sementara dollar AS di pasar uang Asia menanjak setelah menguat 2 hari di sesi global sebelumnya; melaju sekitar 7,5 minggu terkuatnya di tengah investor yang tetap berhati-hati dengan berlanjutnya perang Iran dan harga minyak yang menanjak lagi.
Indeks dollar, yang mengukur dollar terhadap keranjang enam mata uang saingan utamanya, siang hari WIB ini naik ke 99,48, dibandingkan level penutupan sesi sebelumnya di 99,25.
Sementara itu, IHSG Kamis di akhir sesi pertama menguat 39,378 poin (0,53%) ke level 7.428,777, sedangkan bursa saham kawasan Asia umumnya bias melemah di tengah volatilitas harga minyak dunia dan masih berlanjutnya perang di Timur Tengah, serta mencermati Wall Street yang berakhir kembali melemah.
Analis Vibiz Research Center melihat dollar AS terhadap rupiah hari ini menguat, dengan dollar di pasar Asia beranjak naik. Rupiah terhadap dollar seminggu ini terlihat akan berada dalam rentang antara Rp16.976 – Rp16.832.
Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting



