IHSG Jumat Pagi Melemah 1% ke Level 7.289; Sentimen Searah Regional, Harga Minyak sekitar $100

86
ihsg
Vibizmedia Photo

(Vibiznews – IDX) – Dalam perdagangan bursa saham, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Jumat pagi ini (13/3), terpantau melemah cukup signifikan 73,467 poin (1,00%) ke level 7.288,650 setelah dibuka turun ke level 7.337.269.

IHSG bergerak dalam koreksi searah sentimen regional, sementara bursa kawasan Asia pagi ini umumnya mixed bias melemah di tengah naiknya lagi harga minyak dunia ke sekitar $100 per barrel oleh berlanjutnya perang di Timur Tengah, serta mencermati Wall Street yang berakhir serempak dalam koreksi.

Sementara itu, nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) pagi ini melemah terbatas 0,05% atau 9 poin ke level Rp 16.894, dengan dollar AS di pasar uang Asia agak terkoreksi setelah rally 3 hari di sesi global sebelumnya; dekat area 7,5 minggu terkuatnya di tengah turunnya euro karena melejitnya lagi harga minyak dan investor memilih dollar sebagai safe haven.

Rupiah melemah dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp 16.885, serta terpantau masih bergerak terbatas setelah terkoreksi 2 hari.

Mengawali perdagangannya, IHSG melemah 24,848 poin (0,34%) ke level 7.337.269. Sedangkan indeks LQ45 turun 2,740 poin (0,36%) ke level 748,450. Pagi ini IHSG melemah 73,467 poin (1,00%) ke level 7.288,650. Sementara LQ45 terlihat turun 0,54% atau 4,070 poin ke level 747,120.

Tercatat saat ini sebanyak 137 saham naik, 447 saham turun dan 126 saham stagnan.

Sementara itu, bursa Wall Street berakhir subuh ini dengan lanjut terkoreksi cukup signifikan di tengah harga minyak dunia yang kembali mencapai $100 per barrel dan kekhawatiran pasokan energi akan terus terganggu dengan Iran tetap menutup Selat Hormuz. Dow Jones berakhir turun 1,56%, S&P 500 melemah 1,5%, serta Nasdaq berkurang 1,8%. Sedangkan, bursa regional pagi ini terpantau bias melemah, di antaranya Nikkei yang merosot 1,14%, dan Hang Seng yang turun 0,85%.

 

Analis Vibiz Research Center melihat pergerakan bursa kali ini kembali dalam koreksi, sementara bursa kawasan Asia pagi ini umumnya mixed bias melemah di tengah naiknya lagi harga minyak dunia oleh berlanjutnya perang Timur Tengah, serta mencermati Wall Street yang berakhir terkoreksi.

Berikutnya IHSG kemungkinan masih bertahan di zona merah, dengan mengacu kepada fundamental bursa kawasan. Resistance mingguan saat ini berada di level 7.897 dan 8.134. Sedangkan bila menemui tekanan jual di level ini, support ke level 7,156 dan bila tembus ke level 7,026.

 

Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting Group