Kenaikan Mingguan Harga Minyak Sawit Disumbang Percepatan Biodiesel B50 Indonesia

109

(Vibiznews – Commodity) – Harga minyak sawit atau CPO acuan dunia memperpanjang kenaikan untuk sesi ketiga berturut-turut pada akhir perdagangan bursa komoditas Malaysia hari Jumat (13/3/2026) di tengah melemahnya ringgit dan penguatan minyak nabati di pasar Dalian.

Harga minyak sawit yang banyak diperdagangkan yaitu kontrak berjangka bulan Mei 2026 ditutup naik 0,68% menjadi sekitar MYR4.572, setelah sempat berada di  posisi MYR4.607.

Kenaikan harga minyak sawit atau CPO semakin didukung oleh permintaan ekspor yang kuat, dengan surveyor kargo memperkirakan bahwa pengiriman 1-10 Maret melonjak 37,9% hingga 45,3% dari Februari.

Sementara itu impor minyak sawit India  naik 11% ke level tertinggi enam bulan pada bulan Februari karena diskon yang lebih besar terhadap minyak pesaing mendorong penyuling untuk meningkatkan pembelian dan mengurangi impor minyak bunga matahari.

Secara terpisah, Malaysia telah menaikkan harga referensi minyak sawit mentah April, menaikkan bea ekspor menjadi 9,5%, menurut surat edaran di situs web Dewan Minyak Sawit Malaysia.

Secara mingguan, harga minyak sawit alami kenaikan mingguan kedua sekitar 5%  didukung oleh percepatan uji jalan campuran biodiesel B50 di produsen utama Indonesia, yang diharapkan akan diluncurkan pada pertengahan tahun.