IHSG Selasa Ditutup Bangkit 1,2% ke Level 7.107; Berhasil Rebound, sebelum Libur Panjang

63
Vibizmedia Photo

(Vibiznews – IDX) – Dalam perdagangan bursa saham Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), penutupan Selasa sore ini (17/3), terpantau bangkit 84,551 poin (1,20%) ke level 7.106,839 setelah dibuka naik ke level 7.105.216.

IHSG bergerak rebound dari 8 bulan lebih terendahnya, sementara bursa kawasan Asia sore ini umumnya mixed di tengah terkoreksinya harga minyak dunia walau masih sekitar $100 per barrel dan berlanjutnya perang Iran, serta mengikuti Wall Street yang berakhir serempak rebound.

Sementara itu, nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) sore ini menguat terbatas 0,03% atau 5 poin ke level Rp 16.980, dengan dollar AS di pasar uang Eropa beranjak turun setelah terkoreksi di sesi global sebelumnya; menurun bertahap di bawah area 10 bulan terkuatnya di tengah investor mencermati pertemuan beberapa bank sentral global minggu ini sembari tetap memerhatikan perkembangan perang di Timur Tengah.

Rupiah menguat dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp 16.985, serta terpantau berupaya bangkit setelah bearish 4 hari dari area rekor terendahnya, di antara BI mempertahankan BI Rate di level 4,75%.

Mengawali perdagangannya, IHSG menguat 82,928 poin (1,18%) ke level 7.105.216. Sedangkan indeks LQ45 naik 7,000 poin (0,98%) ke level 720,720. Siang ini IHSG bangkit 79,919 poin (1,14%) ke level 7.102,216. Sementara LQ45 terlihat naik 1,24% atau 8,830 poin ke level 722,550.

IHSG kemudian bergerak terbatas agak landai dan ditutup menguat 84,551 poin (1,20%) ke level 7.106,839. Sementara LQ45 terlihat naik 1,22% atau 8,690 poin ke level 722,410. Tercatat saat ini sebanyak 457 saham naik, 214 saham turun dan 148 saham stagnan.

Sementara itu, bursa regional sore ini terpantau variatif, di antaranya Nikkei yang turun 0,09%, dan Hang Seng yang menanjak 0,13%.

 

Analis Vibiz Research Center melihat pergerakan bursa kali ini rebound searah sentimen bursa Asia dan Wall Street, sementara bursa kawasan Asia sore ini umumnya variatif di tengah terkoreksinya harga minyak dunia walau masih berlanjutnya perang Iran, serta mengikuti Wall Street yang berakhir serempak rebound.

Berikutnya IHSG kemungkinan agak konsolidasi setelah libur panjang, dengan mengacu kepada fundamental bursa kawasan. Resistance mingguan saat ini berada di level 7.765 dan 8.098. Sedangkan bila menemui tekanan jual di level ini, support ke level 6,907 dan bila tembus ke level 6,838.

 

Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting Group