(Vibiznews – IDX) – Dalam perdagangan bursa saham, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Selasa pagi ini (17/3), terpantau rebound signifikan 96,717 poin (1,38%) ke level 7.119,005 setelah dibuka naik ke level 7.105.216.
IHSG bergerak rebound dari 8 bulan lebih terendahnya searah dengan regional, sementara bursa kawasan Asia pagi ini umumnya mixed bias menguat di tengah terkoreksinya harga minyak dunia walau masih sekitar $100 per barrel dan berlanjutnya perang Iran, serta mengikuti Wall Street yang berakhir serempak rebound.
Sementara itu, nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) pagi ini masih mendatar 0,00% atau 0 poin ke level Rp 16.985, dengan dollar AS di pasar uang Asia merangkak naik setelah terkoreksi di sesi global sebelumnya; tertahan di bawah area 10 bulan terkuatnya di tengah investor mencermati pertemuan beberapa bank sentral global minggu ini sembari tetap memerhatikan perkembangan perang di Timur Tengah.
Rupiah menguat dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp 16.985, serta terpantau masih bergerak terbatas setelah bearish 4 hari di level rekor terendahnya.
Mengawali perdagangannya, IHSG menguat 82,928 poin (1,18%) ke level 7.105.216. Sedangkan indeks LQ45 naik 7,000 poin (0,98%) ke level 720,720. Pagi ini IHSG bangkit 96,717 poin (1,38%) ke level 7.119,005. Sementara LQ45 terlihat naik 1,34% atau 9,540 poin ke level 723,260.
Tercatat saat ini sebanyak 459 saham naik, 125 saham turun dan 125 saham stagnan.
Sementara itu, bursa Wall Street ditutup dini hari tadi dengan serempak berupaya rebound dari tekanan jual minggu lalu di antara penurunan harga minyak mentah dunia dan Trump menunda kunjungannya ke China oleh masih berlangsungnya konflik Timur Tengah. Dow Jones berakhir naik 0,83%, S&P 500 menguat 1,01%, serta Nasdaq bertambah 1,22%. Sedangkan, bursa regional pagi ini terpantau bias menguat, di antaranya Nikkei yang naik 0,56%, dan Hang Seng yang menanjak 1,30%.
Analis Vibiz Research Center melihat pergerakan bursa kali ini rebound searah sentimen bursa Asia dan Wall Street, sementara bursa kawasan Asia pagi ini umumnya bias menguat di tengah terkoreksinya harga minyak dunia walau masih berlanjutnya perang Iran, serta mengikuti Wall Street yang berakhir serempak rebound.
Berikutnya IHSG kemungkinan bertahan rebound di zona hijaunya menjelang libur panjang, dengan mengacu kepada fundamental bursa kawasan. Resistance mingguan saat ini berada di level 7.765 dan 8.098. Sedangkan bila menemui tekanan jual di level ini, support ke level 6,907 dan bila tembus ke level 6,838.
Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting Group



