(Vibiznews – Commodity) Harga emas turun ke level terendah dalam 6 minggu dan berakhir anjlok pada hari Kamis tertekan komentar hawkish bank sentral global.
Harga emas spot berakhir anjlok 3,44% pada $4.653,39 per ons.
Harga emas berjangka AS kontrak April 2026 berakhir anjlok 5,93% pada $4.605,7 per ons.
Komentar dari beberapa pejabat bank sentral dunia bahwa perang Iran menimbulkan risiko inflasi yang meningkat mendorong imbal hasil obligasi global naik tajam dan memicu spekulasi bahwa bank sentral mungkin akan menerapkan kebijakan moneter yang lebih ketat, faktor yang berdampak negatif bagi emas.
Namun permintaan emas masih ada sebagai aset safe haven seiring dengan perang AS-Israel melawan Iran yang memasuki hari ke-20.
Analyst Vibiz Research Center memperkirakan untuk perdagangan selanjutnya, harga emas akan bergerak naik terpicu permintaan safe haven dengan masih berlangsungnya perang di Timur Tengah.
Harga emas spot diperkirakan bergerak dalam kisaran Resistance $4.752-$4.852. Namun jika turun, akan bergerak dalam kisaran Support $4.954-$5.089.
Harga emas berjangka AS diperkirakan bergerak dalam kisaran Resistance $4.706-$4.806. Namun jika turun, akan bergerak dalam kisaran Support $4.620-$4.587.



