Harga Minyak Brent Melonjak Kembali ke Atas $100 Karena Iran Menolak Klaim Trump

134

(Vibiznews – Commodity) – Harga minyak mentah dunia kembali melonjak ke atas $100 per barel untuk jenis Brent pada perdagangan pasar komoditas Internasional sesi Asia hari Selasa  (24/3/2026) setelah sebelumnya terjun 10% lebih.

Lonjakan harga minyak mentah terjadi karena Iran menolak klaim Presiden Donald Trump, menyangkal adanya pembicaraan untuk mengakhiri konflik.

Teheran menolak pengumuman Trump sebagai upaya untuk memengaruhi pasar keuangan dan melancarkan serangan baru terhadap target AS, sementara Israel melanjutkan serangan terhadap Iran.

Sesi sebelumnya  anjlok  10% lebih setelah Trump menunda serangan yang direncanakan terhadap infrastruktur energi Iran selama 5 hari dan mengatakan pembicaraan produktif sedang berlangsung.

Penundaan tersebut dilihat sebagai upaya untuk menstabilkan harga minyak, dengan Trump mencatat bahwa harga akan jatuh seperti batu setelah kesepakatan tercapai.

Hasil dari setiap pembicaraan dan potensi pembukaan kembali Selat Hormuz tetap sangat tidak pasti, membuat pasar tetap waspada. Konflik tersebut secara efektif menutup titik penting global yang dilalui sekitar 20% minyak dunia, memaksa produsen Timur Tengah untuk mengurangi produksi secara tajam.

Harga spot minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) melonjak  4,11% menjadi $91,75 per barel.

Demikian harga spot minyak Brent  berada di posisi $103,81 atau melonjak 3,87%, untuk kontrak berjangka bulan Juni 2026 yang paling banyak diperdagangkan melonjak 4,61% menjadi $99,86 per barel.