Forex USDJPY 25 Maret 2026: Yen Berjalan dalam Bias Negatif Meski Risalah BOJ Hawkish

117

(Vibiznews-Forex) – Posisi yen Jepang dalam pair USDJPY lanjutkan pelemahan pada perdagangan forex sesi Asia hari hari Rabu (25/3/2026), membalikkan sedikit posisi pembukaan yang positif di tengah penguatan dolar AS.

Penguatan Yen di awal sesi disupport oleh laporan hawkish risalah pertemuan BOJ bulan Januari, dimana seorang pejabat mencatat bahwa meskipun kenaikan suku bunga dapat membebani konsumsi, dampak sistem keuangan  kemungkinan akan tetap terkendali.

Para pembuat kebijakan sepakat bahwa dengan suku bunga riil yang masih sangat negatif, kenaikan suku bunga lebih lanjut akan tepat jika proyeksi ekonomi dan inflasi terpenuhi.

Sebagian besar anggota juga menekankan pendekatan yang fleksibel, lebih menyukai keputusan pada setiap pertemuan daripada berkomitmen pada laju pengetatan yang tetap.

Namun yen kesulitan menarik pembeli yang signifikan dan tetap tertekan di tengah kekhawatiran bahwa lonjakan harga energi akibat perang dapat melemahkan pertumbuhan ekonomi Jepang.

Selain itu, ketidakpastian geopolitik terus menguntungkan status dolar AS  sebagai safe haven yang mendorong pair USDJPY.

Secara teknikal pair USDJPY mendaki  menuju  posisi resisten kuat dan menurut analyst Vibiz Research Center pair berpotensi mendaki menembus posisi resisten selanjutnya. 

Pair kini berada di posisi 158,91 dan sedang naik ke posisi  159.05, jika tembus mendaki  ke resisten kuatnya di  posisi R1.

Namun jika pair tidak  menembus 159.12, berpotensi  berbalik turun menuju 158,56, jika tembus lanjut ke support kuatnya di S1. 

R3 R2 R1 Pivot S1 S2 S3
160.18 159.62 159.12 158.68 158.18 157.74 157.25