(Vibiznews – IDX) – Dalam perdagangan bursa saham, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) penutupan Rabu sore ini (25/3), terpantau rally tajam 195,282 poin (2,75%) ke level 7.302,121 setelah dibuka turun ke level 7.073.762.
IHSG bergerak bangkit dengan rally kuat searah regional ke 1,5 minggu tertingginya, sementara bursa kawasan Asia sore ini umumnya bias menguat dipimpin Nikkei di tengah negosiasi perang Iran yang sedang berlangsung yang mengindikasikan de-eskalasi perang dan mengangkat sentimen positif di bursa regional, serta mencermati Wall Street yang berakhir dalam koreksi agak terbatas.
Sementara itu, nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) sore ini menguat signifikan 0,44% atau 75 poin ke level Rp 16.905, dengan dollar AS di pasar uang Eropa merangkak naik setelah menguat terbatas di sesi global sebelumnya; berupaya bangkit dari sekitar 2 minggu terendahnya, di tengah belum pastinya akhir perang setelah perintah Trump menunda serangan ke infrastruktur energi Iran selama 5 hari serta di tengah berjalannya negosiasi.
Rupiah menguat dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp 16.980 –sebelum libur, serta terpantau rebound signifikan ke sekitar 1,5 minggu terkuatnya, setelah bearish pekan lalu serta sempat bergerak fluktuatif di pasar NDF di luar negeri saat libur panjang.
Mengawali perdagangannya, IHSG melemah 33,077 poin (0,47%) ke level 7.073.762. Sedangkan indeks LQ45 naik 1,200 poin (0,17%) ke level 723,610. Siang ini IHSG menguat 92,358 poin (1,30%) ke level 7.199,197. Sementara LQ45 terlihat naik 1,69% atau 12,200 poin ke level 734,610.
IHSG kemudian lanjut rally kuat dan ditutup menguat 195,282 poin (2,75%) ke level 7.302,121. Sementara LQ45 terlihat naik 3,33% atau 24,040 poin ke level 746,450. Tercatat saat ini sebanyak 574 saham naik, 148 saham turun dan 101 saham stagnan.
Sementara itu, bursa regional sore ini terpantau menguat, di antaranya Nikkei yang menanjak 2,87%, dan Hang Seng yang naik 1,09%.
Analis Vibiz Research Center melihat pergerakan bursa kali ini bergerak bangkit signifikan setelah libur panjang, sementara bursa kawasan Asia sore ini umumnya menguat dipimpin Nikkei di tengah negosiasi perang Iran yang mengindikasikan de-eskalasi perang, serta mencermati Wall Street yang berakhir terkoreksi.
Berikutnya IHSG kemungkinan akan berpeluang meneruskan rally walau lebih lambat, dengan mengacu kepada fundamental bursa kawasan. Resistance mingguan saat ini berada di level 7.527 dan 7.765. Sedangkan bila menemui tekanan jual di level ini, support ke level 6,917 dan bila tembus ke level 6,838.
Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting Group



