IHSG Kamis Ditutup Terkoreksi Tajam 1,9% ke Level 7.164; Regional Berakhir Bias Melemah

128
ihsg
Vibizmedia Photo

(Vibiznews – IDX) – Dalam perdagangan bursa saham, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) penutupan Kamis sore ini (26/3), terpantau terkoreksi tajam 138,091 poin (1,89%) ke level 7.164,091 setelah dibuka naik ke level 7.311.976.

IHSG bergerak terkoreksi tajam menggerus rally kuat kemarin, sementara bursa kawasan Asia sore ini umumnya mixed bias melemah di tengah pasar mengamati proses negosiasi perang Iran yang memberi harapan de-eskalasi perang dan tercampur dengan ketidakpastian, serta mencermati Wall Street yang berakhir menguat secara bersama.

Sementara itu, nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) sore ini menguat 0,09% atau 15 poin ke level Rp 16.890, dengan dollar AS di pasar uang Eropa merangkak perlahan setelah menguat 2 hari di sesi global sebelumnya; tertahan pergerakannya di mana investor antisipasi bertambahnya inflasi global dampak dari kenaikan harga minyak mentah serta pandangan belum pastinya gencatan senjata perang.

Rupiah menguat dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp 16.905, serta terpantau di sekitar 2 minggu terkuatnya melanjutkan rebound signifikan kemarin.

Mengawali perdagangannya, IHSG menguat 9,855 poin (0,13%) ke level 7.311.976. Sedangkan indeks LQ45 naik 0,420 poin (0,06%) ke level 746,870. Siang ini IHSG melemah 88,037 poin (1,21%) ke level 7.214,084. Sementara LQ45 terlihat turun 1,33% atau 9,950 poin ke level 736,500.

IHSG kemudian semakin merosot dan ditutup melemah 138,091 poin (1,89%) ke level 7.164,091. Sementara LQ45 terlihat turun 1,83% atau 13,630 poin ke level 732,820.  Tercatat saat ini sebanyak 292 saham naik, 380 saham turun dan 148 saham stagnan.

Sementara itu, bursa regional sore ini terpantau mixed bias melemah, di antaranya Nikkei yang turun 0,27%, dan Hang Seng yang merosot 1,89%.

 

Analis Vibiz Research Center melihat pergerakan bursa kali ini bergerak terkoreksi setelah rally kemarin, sementara bursa kawasan Asia sore ini umumnya mixed bias melemah di tengah pasar mencermati proses negosiasi perang Iran yang tercampur dengan ketidakpastian, serta mencermati Wall Street yang berakhir menguat.

Berikutnya IHSG kemungkinan akan lebih konsolidatif mengamati perkembangan geopolitik, dengan mengacu kepada fundamental bursa kawasan. Resistance mingguan saat ini berada di level 7.765 dan 8.098. Sedangkan bila menemui tekanan jual di level ini, support ke level 6,907 dan bila tembus ke level 6,838.

 

Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting Group