(Vibiznews – IDX) – Dalam perdagangan bursa saham, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Kamis pagi ini (26/3), terpantau melemah 29,291 poin (0,40%) ke level 7.272,830 setelah dibuka naik ke level 7.311.976.
IHSG bergerak di dua zona setelah rally kuat kemarin, sementara bursa kawasan Asia pagi ini umumnya mixed di tengah pasar mengamati proses negosiasi perang Iran yang memberi harapan de-eskalasi perang dan tercampur dengan ketidakpastian, serta mencermati Wall Street yang berakhir menguat secara bersama.
Sementara itu, nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) pagi ini masih agak mendatar dengan menguat tipis 0,03% atau 5 poin ke level Rp 16.900, dengan dollar AS di pasar uang Asia melandai setelah menguat 2 hari di sesi global sebelumnya; bertahan pergerakannya di mana investor antisipasi bertambahnya inflasi global dampak dari kenaikan harga minyak mentah serta pandangan belum pastinya gencatan senjata perang.
Rupiah menguat dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp 16.905, serta terpantau di sekitar 1,5 minggu terkuatnya setelah rebound signifikan kemarin.
Mengawali perdagangannya, IHSG menguat 9,855 poin (0,13%) ke level 7.311.976. Sedangkan indeks LQ45 naik 0,420 poin (0,06%) ke level 746,870. Pagi ini IHSG melemah 29,291 poin (0,40%) ke level 7.272,830. Sementara LQ45 terlihat turun 0,59% atau 4,380 poin ke level 742,070.
Tercatat saat ini sebanyak 314 saham naik, 207 saham turun dan 175 saham stagnan.
Sementara itu, bursa Wall Street ditutup dini hari tadi dengan serempak menguat oleh harapan de-eskalasi perang Iran di tengah berjalannya perundingan antara AS – Iran walaupun ada signal yang mixed terhadap proses negosiasi yang membuat harga minyak dunia fluktuatif. Dow Jones berakhir naik 0,7%, S&P 500 menguat 0,5%, serta Nasdaq bertambah 0,8%. Sedangkan, bursa regional pagi ini terpantau bias menguat, di antaranya Nikkei yang naik 0,49%, dan Hang Seng yang turun 0,94%.
Analis Vibiz Research Center melihat pergerakan bursa kali ini bergerak dua zona setelah rally kemarin, sementara bursa kawasan Asia pagi ini umumnya mixed di tengah pasar mencermati proses negosiasi perang Iran yang tercampur dengan ketidakpastian, serta mencermati Wall Street yang berakhir menguat.
Berikutnya IHSG kemungkinan agak konsolidasi dengan bias menguat, dengan mengacu kepada fundamental bursa kawasan. Resistance mingguan saat ini berada di level 7.765 dan 8.098. Sedangkan bila menemui tekanan jual di level ini, support ke level 6,907 dan bila tembus ke level 6,838.
Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting Group



