IHSG Senin Ditutup Melemah Tipis ke Level 7.092; Hampir Flat, Mengurangi Sebagian Loss

107

(Vibiznews – IDX) – Dalam perdagangan bursa saham, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) penutupan Senin sore ini (30/3), terpantau melemah tipis 5,387 poin (0,08%) ke level 7.091,670 setelah dibuka turun ke level 6.996.021.

IHSG bergerak ditutup hampir flat dengan mengurangi koreksi hari ketiganya, sementara bursa kawasan Asia sore ini umumnya bias melemah dipimpin Kospi dan Nikkei di tengah berlanjutnya perang Timur Tengah yang memasuki minggu kelima dengan eskalasi konflik di antara upaya negosiasi, serta mencermati Wall Street yang berakhir pekan dalam koreksi signifikan.

Sementara itu, nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) sore ini melemah 0,15% atau 25 poin ke level Rp 16.985, dengan dollar AS di pasar uang Eropa merangkak naik setelah menguat 4 hari di sesi global sebelumnya; lanjutkan rally di hari kelima diangkat naiknya permintaan dollar sebagai safe haven.

Rupiah melemah dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp 16.960, serta terpantau tertekan ke level rekor terendah sebelumnya.

Mengawali perdagangannya, IHSG melemah 101,036 poin (1,42%) ke level 6.996.021. Sedangkan indeks LQ45 turun 11,000 poin (1,53%) ke level 707,960. Siang ini IHSG melemah 26,655 poin (0,38%) ke level 7.070,402. Sementara LQ45 terlihat turun 0,34% atau 20,460 poin ke level 716,500.

IHSG kemudian naik agak mendatar dan ditutup melemah tipis 5,387 poin (0,08%) ke level 7.091,670. Sementara LQ45 terlihat flat dengan turun 0,00% atau 0,030 poin ke level 718,930.  Tercatat saat ini sebanyak 272 saham naik, 403 saham turun dan 149 saham stagnan.

Sementara itu, bursa regional sore ini terpantau bias melemah, di antaranya Nikkei yang merosot 2,79%, dan Hang Seng yang turun 0,81%.

 

Analis Vibiz Research Center melihat pergerakan bursa kali ini bergerak terkoreksi terbatas di hari ketiganya, sementara bursa kawasan Asia sore ini umumnya melemah dipimpin Kospi dan Nikkei di tengah berlanjutnya perang Timur Tengah yang memasuki minggu kelima, serta mencermati Wall Street yang berakhir pekan dalam koreksi signifikan.

Berikutnya IHSG kemungkinan akan di sekitar rentang konsolidasi, dengan mengacu kepada fundamental bursa kawasan. Resistance mingguan saat ini berada di level 7.765 dan 8.098. Sedangkan bila menemui tekanan jual di level ini, support ke level 6,907 dan bila tembus ke level 6,838.

 

Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting Group