IHSG Kamis Pagi Melemah 1% ke Level 7.108; Regional dan Wall Street Beda Arah

100
IHSG
Vibizmedia Photo

(Vibiznews – IDX) – Dalam perdagangan bursa saham, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Kamis pagi ini (2/4), terpantau melemah 76,333 poin (1,06%) ke level 7.108,105 setelah dibuka turun ke level 7.132.462.

IHSG bergerak dalam area konsolidasi dengan terkoreksi dari rebound kemarin, sementara bursa kawasan Asia pagi ini umumnya bias melemah di antara pasar mencerna pernyataan Presiden Trump yang ditangkap investor sebagai masih berlanjutnya lagi perang Iran, serta mencermati Wall Street yang berakhir serempak dengan melanjutkan penguatannya.

Sementara itu, nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) pagi ini masih flat dengan menguat terbatas 0,11% atau 18 poin ke level Rp 16.997, dengan dollar AS di pasar uang Asia menanjak naik setelah terkoreksi 2 hari di sesi global sebelumnya; bangkit dari koreksinya di antara fluktuasi berita prospek de-eskalasi perang di Timur Tengah.

Rupiah menguat dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp 17.015, serta terpantau berupaya rebound dari posisi rekor terendah barunya.

Mengawali perdagangannya, IHSG melemah 51,976 poin (0,72%) ke level 7.132.462. Sedangkan indeks LQ45 turun 1,320 poin (0,18%) ke level 725,470. Pagi ini IHSG melemah 76,333 poin (1,06%) ke level 7.108,105. Sementara LQ45 terlihat turun 0,18% atau 1,320 poin ke level 725,470.

Tercatat saat ini sebanyak 198 saham naik, 355 saham turun dan 175 saham stagnan.

Sementara itu, bursa Wall Street ditutup pada dini hari tadi dengan ketiga indeks acuannya menguat, di tengah bertambahnya optimisme pasar bahwa perang segera berakhir setelah Presiden Trump menyatakan sudah dekat dengan akhir perang. Dow Jones berakhir naik 0,42%, S&P 500 menguat 0,72%, serta Nasdaq menanjak 1,16%. Sedangkan, bursa regional pagi ini terpantau bias melemah, di antaranya Nikkei yang merosot 1,82%, dan Hang Seng yang turun 1,02%.

 

Analis Vibiz Research Center melihat pergerakan bursa kali ini di sekitar rentang konsolidasi seminggu terakhir, sementara bursa kawasan Asia pagi ini umumnya bias melemah di antara pasar mencerna pernyataan Trump sebagai masih berlanjutnya lagi perang Iran, serta mencermati Wall Street yang berakhir melanjutkan penguatannya.

Berikutnya IHSG kemungkinan akan masih konsolidasi dengan rentang agak terbatas, dengan mengacu kepada fundamental bursa kawasan. Resistance mingguan saat ini berada di level 7.765 dan 8.098. Sedangkan bila menemui tekanan jual di level ini, support ke level 6,907 dan bila tembus ke level 6,838.

 

Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting Group