(Vibiznews – Commodity) Harga minyak turun pada hari Senin, terpicu berita tentang potensi gencatan senjata AS-Iran di tengah tenggat waktu Presiden Donald Trump bagi Iran untuk membuka kembali Selat Hormuz.
Harga minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI) AS turun 0,94% menjadi $110,49 per barel.
Harga minyak mentah berjangka Brent turun 0,43% menjadi $1078,50 per barel.
Sebuah laporan Axios mengatakan AS, Iran, dan mediator regional sedang membahas persyaratan untuk kemungkinan gencatan senjata 45 hari yang dapat membuka jalan menuju pengakhiran perang.
Sebelumnya pada hari Minggu, Presiden Trump memperingatkan bahwa Iran harus membuka kembali Selat Hormuz pada hari Selasa, menunjukkan bahwa batas waktu pukul 8 malam Waktu Bagian Timur telah ditetapkan untuk pelayaran agar dapat dilanjutkan secara luas.
Sementara itu, Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak dan sekutunya (OPEC+) sepakat bahwa delapan negara anggota akan meningkatkan produksi sebesar 206.000 barel per hari untuk bulan Mei.
Namun, para pedagang memandang peningkatan tersebut sebagian besar bersifat teoritis karena sebagian besar minyak mentah tambahan mungkin tidak segera mencapai pasar di bawah kendala logistik saat ini.
Analyst Vibiz Research Center memperkirakan untuk perdagangan selanjutnya, harga minyak dapat bergerak turun dengn berita potensi gencatan senjata AS-Iran. Harga minyak mentah berjangka WTI diperkirakan bergerak dalam kisaran Support $107,76-$105,03. Namun jika naik, akan bergerak dalam kisaran Resistance $114,35-$118,21.



