IHSG Senin Ditutup Melemah 0,5% ke Level 6.989; Posisi 9 Bulan Terendahnya

92
Vibizmedia Picture

(Vibiznews – IDX) – Dalam perdagangan bursa saham, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) penutupan Senin sore ini (6/4), terpantau melemah 37,356 poin (0,53%) ke level 6.989,426 setelah dibuka turun ke level 6.956.828.

IHSG bergerak bearish pada level 9 bulan terendahnya, sementara bursa kawasan Asia sore ini umumnya mixed bias menguat dengan Nikkei dan Kospi menanjak, sedangkan sebagian bursa lain libur Paskah, di antara pasar mencerna perpanjangan deadline dari AS untuk pembukaan Selat Hormuz Selasa, serta mencermati Wall Street yang berakhir pekan dengan variatif dan rentang terbatas sebelum long weekend.

Sementara itu, nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) sore ini melemah 0,26% atau 45 poin ke level Rp 17.035, dengan dollar AS di pasar uang Eropa terkoreksi setelah menguat 2 hari di sesi global sebelumnya; tertahan kenaikannya di tengah kekhawatiran investor atas eskalasi perang di Timur Tengah yang mengangkat lagi harga minyak dunia.

Rupiah melemah dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp 16.990, serta terpantau mencapai rekor terendah barunya kembali.

Mengawali perdagangannya, IHSG melemah 69,954 poin (1,00%) ke level 6.956.828. Sedangkan indeks LQ45 turun 3,050 poin (0,43%) ke level 711,530. Siang ini IHSG melemah 55,777 poin (0,79%) ke level 6.971,005. Sementara LQ45 terlihat turun 1,39% atau 9,960 poin ke level 704,620.

IHSG kemudian bergerak naik terbatas dan ditutup melemah 37,356 poin (0,53%) ke level 6.989,426. Sementara LQ45 terlihat turun 1,39% atau 9,960 poin ke level 704,620.  Tercatat saat ini sebanyak 255 saham naik, 412 saham turun dan 151 saham stagnan.

Sementara itu, bursa regional sore ini terpantau mixed bias menguat, di antaranya Nikkei yang menanjak 0,55%, dan Kospi yang naik 1,36%.

 

Analis Vibiz Research Center melihat pergerakan bursa kali ini bearish di area 9 bulan terendahnya, sementara bursa kawasan Asia sore ini umumnya mixed bias menguat dengan Nikkei dan Kospi menanjak, sedangkan sebagian bursa lain libur Paskah, di antara pasar mencerna perpanjangan deadline dari AS untuk pembukaan Selat Hormuz, serta mencermati Wall Street yang berakhir pekan dengan variatif.

Berikutnya IHSG kemungkinan akan konsolidasi sementara, dengan mengacu kepada fundamental bursa kawasan. Resistance mingguan saat ini berada di level 7.527 dan 7.765. Sedangkan bila menemui tekanan jual di level ini, support ke level 6,917 dan bila tembus ke level 6,838.

 

Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting Group