(Vibiznews – IDX) – Dalam perdagangan bursa saham, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) penutupan Kamis sore ini (9/4), terpantau menguat 28,380 poin (0,39%) ke level 7.307,589 setelah dibuka turun ke level 7.220.794.
IHSG bergerak dalam konsolidasi pada 2 minggu tertingginya setelah rebound kuat kemarin, sementara bursa kawasan Asia sore ini umumnya bias melemah di tengah investor melihat kesepakatan gencatan senjata perang Iran ini rapuh dan harga minyak mentah dunia yang naik kembali, serta mencermati Wall Street yang ketiga indeks acuannya melejit setelah pemberitahuan gencatan senjata.
Sementara itu, nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) sore ini melemah 0,44% atau 75 poin ke level Rp 17.080, dengan dollar AS di pasar uang Eropa naik terbatas setelah terkoreksi tajam di sesi global sebelumnya; tertahan sekitar sebulan terendahnya setelah berita kesepakatan gencatan senjata perang Iran yang meninggalkan dollar sebagai safe haven.
Rupiah melemah dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp 17.005, serta terpantau berbalik terkoreksi ke area rekor terendah sebelumnya.
Mengawali perdagangannya, IHSG melemah 58,415 poin (0,80%) ke level 7.220.794. Sedangkan indeks LQ45 naik 22,610 poin (3,22%) ke level 724,270. Siang ini IHSG melompat 236,130 poin (3,39%) ke level 7.207,157. Sementara LQ45 terlihat naik 3,63% atau 25,460 poin ke level 727,150.
IHSG kemudian melandai naik perlahan dan ditutup menguat 28,380 poin (0,39%) ke level 7.307,589. Sementara LQ45 terlihat naik 0,07% atau 0,500 poin ke level 733,120. Tercatat saat ini sebanyak 278 saham naik, 374 saham turun dan 164 saham stagnan.
Sementara itu, bursa regional sore ini terpantau melemah, di antaranya Nikkei yang merosot 0,73%, dan Hang Seng yang turun 0,54%.
Analis Vibiz Research Center melihat pergerakan bursa kali ini konsolidasi setelah rebound kuat sebelumnya, sementara bursa kawasan Asia sore ini umumnya bias melemah di tengah investor melihat rapuhnya kesepakatan gencatan senjata perang Iran ini, serta mencermati Wall Street yang berakhir serempak melejit setelah pemberitahuan gencatan senjata.
Berikutnya IHSG kemungkinan akan masih berkonsolidasi, dengan mengacu kepada fundamental bursa kawasan. Resistance mingguan saat ini berada di level 7.527 dan 7.765. Sedangkan bila menemui tekanan jual di level ini, support ke level 6,917 dan bila tembus ke level 6,838.
Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting Group



