Rekomendasi Harga Perak 9 April 2026 : Turun Seiring Meredanya Permintaan Safe Haven

67

(Vibiznews – Commodity) Harga perak naik ke level tertinggi 3 minggu dan berakhir naik pada hari Rabu, terbantu penurunan indeks dolar AS.

Harga perak spot ditutup naik 1,53% pada $74,10.

Harga perak berjangka AS kontrak Mei 2026 ditutup melonjak 4,72% pada $75,39.

Kenaikan harga perak terdukung penurunan indeks dolar AS ke level terendah 4 minggu, yang merupakan faktor bullish bagi harga logam mulia.

Selain itu, penurunan tajam imbal hasil obligasi global pada hari Rabu mendukung harga logam mulia.

Selanjutnya, gencatan senjata AS-Iran menyebabkan harga minyak mentah anjlok lebih dari -15% pada hari Rabu, meredakan ekspektasi inflasi yang dapat mendorong bank sentral dunia untuk melonggarkan kebijakan moneter, yang merupakan faktor bullish bagi logam mulia.

Malam nanti akan dirilis berbagai data penting :
– Core PCE Price Index Februari AS, yang secara bulanan diindikasikan tetap, secara tahunan diindikasikan menurun
– GDP Growth Rate QoQ Final Q4 AS yang diindikasikan menurun
– Personal Income Februari AS, yang diindikasikan menurun
– Personal Spending Februari AS, yang diindikasikan meningkat
– Initial Jobless Claims AS minggu lalu, yang diindikasikan meningkat

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan untuk perdagangan selanjutnya, harga perak akan dapat bergerak turun dengan gencatan senjata AS-Iran yang meredakan ketegangan perang, yang menurunkan permintaan safe haven. Namun jika dolar AS berlanjut turun, akan menguatkan harga perak. Juga jika data ekonomi AS terealisir turun dan menekan dolar AS, akan menguatkan harga perak.

Harga perak spot diperkirakan bergerak dalam kisaran Support $72,16-$70,22. Namun jika naik, akan bergerak dalam kisaran Resistance $76,84-$79,58.

Harga perak berjangka AS diperkirakan bergerak dalam kisaran Support $73,23-$71,06. Namun jika naik, akan bergerak dalam kisaran Resistance $77,68-79,96.