IHSG Jumat Pagi Rally 1,6% ke Level 7.422; Posisi Sebulan Tertingginya, Regional Bias Positif

77
Vibizmedia Picture

(Vibiznews – IDX) – Dalam perdagangan bursa saham, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Jumat pagi ini (10/4), terpantau menguat signifikan 114,420 poin (1,57%) ke level 7.422,009 setelah dibuka naik ke level 7.379.821.

IHSG bergerak rally di hari ketiga ke sekitar sebulan tertingginya, sementara bursa kawasan Asia pagi ini umumnya mixed bias menguat di antara investor mengamati kesepakatan gencatan senjata perang Iran yang dipandang rapuh, serta mencermati Wall Street yang berakhir dengan serempak menguat.

Sementara itu, nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) pagi ini masih terbatas dengan menguat tipis 0,02% atau 3 poin ke level Rp 17.077, dengan dollar AS di pasar uang Asia beranjak naik setelah terkoreksi di sesi global sebelumnya; berupaya bangkit dari posisi sebulan terendahnya di tengah pasar mencerna perkembangan kesepakatan gencatan senjata perang Iran.

Rupiah menguat terbatas dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp 17.080, serta terpantau masih dekat area rekor terendahnya yang terakhir.

Mengawali perdagangannya, IHSG menguat 72,232 poin (0,99%) ke level 7.307.821. Sedangkan indeks LQ45 naik 3,830 poin (0,52%) ke level 737,730. Pagi ini IHSG menguat 114,420 poin (1,57%) ke level 7.422,009. Sementara LQ45 terlihat naik 1,23% atau 9,050 poin ke level 742,950.

Tercatat saat ini sebanyak 411 saham naik, 160 saham turun dan 157 saham stagnan.

Sementara itu, bursa Wall Street ditutup dini hari tadi, dengan ketiga indeks acuannya menguat, di tengah turunnya harga minyak mentah dunia dn harapan perang akan mereda dari gencatan senjata dua minggu. Dow Jones berakhir naik 0,58%, S&P 500 menguat 0,62%, serta Nasdaq menanjak 0,83%. Sedangkan, bursa regional pagi ini terpantau menguat, di antaranya Nikkei yang menanjak 1,56%, dan Hang Seng yang naik 1,02%.

 

Analis Vibiz Research Center melihat pergerakan bursa kali ini rally ke sekitar sebulan tertingginya, sementara bursa kawasan Asia pagi ini umumnya mixed bias menguat di antara investor mengamati kesepakatan gencatan senjata perang Iran yang dipandang rapuh, serta mencermati Wall Street yang berakhir dengan serempak menguat.

Berikutnya IHSG kemungkinan akan bertahan di zona hijau, dengan mengacu kepada fundamental bursa kawasan. Resistance mingguan saat ini berada di level 7.527 dan 7.765. Sedangkan bila menemui tekanan jual di level ini, support ke level 6,917 dan bila tembus ke level 6,838.

 

Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting Group