Harga Minyak Senin Melonjak Setelah AS Blokade Selat Hormuz

100

(Vibiznews – Commodity) Harga minyak mentah melonjak pada hari Senin, setelah Presiden AS Donald Trump mengumumkan blokade AS terhadap Selat Hormuz, menyusul gagalnya perundingan AS-Iran.

Harga minyak mentah berjangka WTI kontrak Mei 2026 bergerak melonjak 5,48% pada $101,86 per barel.

Harga minyak mentah berjangka Brent bergerak melonjak 5,56% pada $100,49 per barel.

Amerika Serikat mulai memberlakukan blokade terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran di Selat Hormuz pada hari Senin pukul 10 pagi waktu setempat.

Blokade tersebut diperintahkan Trump setelah perundingan perdamaian dengan Iran gagal mencapai kesepakatan pada akhir pekan ini.

Blokade AS tersebut berlaku untuk “semua kapal yang mencoba memasuki, atau meninggalkan, Selat Hormuz,” kata Trump.

Peta kapal-kapal AS di wilayah tersebut menunjukkan setidaknya 17 kapal dikerahkan pada Senin pagi.

Sementara itu, Arab Saudi mengatakan telah memulihkan kapasitas pemompaan penuh melalui pipa Timur-Baratnya ke Laut Merah, bersama dengan produksi dari ladang Manifa.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan untuk perdagangan selanjutnya, harga minyak bergerak naik dengan ketegangan blokade AS di Selat Hormuz. Harga minyak mentah berjangka WTI diperkirakan bergerak dalam kisaran Resistance $104,87-$107,89. Namun jika turun, akan bergerak dalam kisaran Support $99,60-$97,35.