IHSG Senin Pagi Terkoreksi ke Level 7.439; Searah Regional, Naiknya Harga Minyak Dunia

110
Vibizmedia Photo

(Vibiznews – IDX) – Dalam perdagangan bursa saham, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Senin pagi ini (13/4), terpantau melemah 19,096 poin (0,26%) ke level 7.439,400 setelah dibuka turun ke level 7.387.073.

IHSG bergerak terkoreksi dari posisi sebulan tertingginya searah dengan regional, sementara bursa kawasan Asia pagi ini umumnya bias melemah di antara kenaikan harga minyak dunia dan berita AS akan memblokade Teluk Hormuz setelah gagalnya pembicaraan diplomasi AS – Iran di Pakistan, serta mencermati Wall Street yang berakhir mixed terkoreksi.

Sementara itu, nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) pagi ini melemah 0,10% atau 17 poin ke level Rp 17.107, dengan dollar AS di pasar uang Asia menanjak setelah terkoreksi 2 hari di sesi global sebelumnya; rebound dari sebulan terendahnya oleh gagalnya pembicaraan AS – Iran yang mengangkat dollar kembali sebagai safe haven.

Rupiah melemah dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp 17.090, serta terpantau masih dekat area rekor terendahnya yang terakhir.

Mengawali perdagangannya, IHSG melemah 71,423 poin (0,96%) ke level 7.387.073. Sedangkan indeks LQ45 turun 5,280 poin (0,71%) ke level 741,190. Pagi ini IHSG melemah 19,096 poin (0,26%) ke level 7.439,400. Sementara LQ45 terlihat turun 0,68% atau 5,100 poin ke level 741,370.

Tercatat saat ini sebanyak 220 saham naik, 330 saham turun dan 177 saham stagnan.

Sementara itu, bursa Wall Street ditutup pada akhir pekan lalu dengan variatif, di tengah pasar saat itu menantikan hasil negosiasi pembicaraan perang AS – Iran di Pakistan di tengah gencatan senjata dua minggu.  Dow Jones berakhir turun 0,56%, S&P 500 melemah 0,11%, serta Nasdaq menanjak 0,35%. Sedangkan, bursa regional pagi ini terpantau melemah, di antaranya Nikkei yang turun 085,56%, dan Hang Seng yang merosot 0,94%.

 

Analis Vibiz Research Center melihat pergerakan bursa kali ini terkoreksi searah regional, sementara bursa kawasan Asia pagi ini umumnya bias melemah di antara kenaikan harga minyak dunia dan berita AS akan memblokade Teluk Hormuz setelah gagalnya pembicaraan diplomasi AS – Iran di Pakistan, serta mencermati Wall Street yang berakhir mixed terkoreksi.

Berikutnya IHSG kemungkinan akan bias melemah, dengan mengacu kepada fundamental bursa kawasan. Resistance mingguan saat ini berada di level 7.766 dan 8.134. Sedangkan bila menemui tekanan jual di level ini, support ke level 7,019 dan bila tembus ke level 6,917.

 

Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting Group