Rekomendasi Harga Emas 13 April 2026 : Terbebani Kenaikan Dolar AS dan Harga Minyak

83

(Vibiznews – Commodity) Harga emas ditutup turun pada akhir pekan hari Jumat terbebani imbal hasil obligasi global yang lebih tinggi.

Harga emas spot ditutup turun 0,35% pada $4.748,70 per ons.

Harga emas berjangka AS kontrak Juni 2026 berakhir turun 0,64% pada $4.787,4 per ons.

Selain itu, laporan hari Jumat yang menunjukkan Inflasi Maret AS naik paling tinggi dalam dua tahun dapat mendorong The Fed untuk memperketat kebijakan moneter, faktor negatif bagi logam mulia.

Di samping itu, harapan bahwa negosiasi akhir pekan ini antara AS dan Iran akan menghasilkan resolusi diplomatik untuk perang telah mengurangi permintaan safe-haven untuk logam mulia.

Pelemahan harga emas berkurang karena dolar AS yang melemah.

Namun pada akhir pekan, dilaporkan bahwa pembicaraan AS-Iran tidak menemukan kesepakatan.

Wakil Presiden AS JD Vance mengatakan pada hari Minggu bahwa pembicaraan tingkat tinggi antara AS dan Iran berakhir tanpa kesepakatan setelah para pejabat Iran menolak untuk menerima persyaratan Amerika.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan untuk perdagangan selanjutnya, harga emas akan dapat bergerak turun dengan gagalnya kesepakatan pertemuan AS-Iran yang menguatkan dolar AS. Juga jika harga minyak menguat, akan memicu peningkatan inflasi dan mendorong The Fed mempertahankan atau menaikkan suku bunga.

Harga emas spot diperkirakan bergerak dalam kisaran Support $4.629-$4.588. Namun jika naik, akan bergerak dalam kisaran Resistance $4.728-$4.786.

Harga emas berjangka AS diperkirakan bergerak dalam kisaran Support $4.646-$4.611. Namun jika naik, akan bergerak dalam kisaran Resistance $4.716-$4.751.