(Vibiznews – IDX) – Dalam perdagangan bursa saham, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) penutupan Rabu sore ini (15/4), terpantau balik terkoreksi 52,385 poin (0,68%) ke level 7.623,568 setelah dibuka naik ke level 7.708,493.
IHSG bergerak di dua zona lalu terkoreksi setelah rally 5 hari sekitar level 5,5 minggu tertingginya yang mengarah konsolidasi, sementara bursa kawasan Asia sore ini umumnya bias menguat di antara harapan pada kemungkinan negosiasi kedua Amerika dan Iran yang memicu turunnya kembali harga minyak dunia, serta mengikuti Wall Street yang berakhir semalam dengan gain signifikan.
Sementara itu, nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) sore ini melemah 0,03% atau 5 poin ke level Rp 17.135, dengan dollar AS di pasar uang sesi Eropa berupaya bangkit setelah terkoreksi 5 hari di sesi global sebelumnya; rebound dari 6 minggu terendahnya saat tertekan oleh harapan pasar atas kemungkinan kesepakatan AS – Iran dalam negosiasi diplomasi berikutnya.
Rupiah melemah dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp 17.130, serta terpantau bearish membukukan rekor terendahnya yang baru.
Mengawali perdagangannya, IHSG menguat 35,542 poin (0,42%) ke level 7.708.493. Sedangkan indeks LQ45 naik 7,900 poin (1,03%) ke level 772,220. Siang ini IHSG menguat 33,617 poin (0,44%) ke level 7.709,568. Sementara LQ45 terlihat naik 0,53% atau 4,060 poin ke level 768,380.
IHSG kemudian beranjak turun dan ditutup melemah 52,385 poin (0,68%) ke level 7.623,568. Sementara LQ45 terlihat turun 0,57% atau 4,370 poin ke level 759,950. Tercatat saat ini sebanyak 380 saham naik, 292 saham turun dan 149 saham stagnan.
Sementara itu, bursa regional sore ini terpantau menguat, di antaranya Nikkei yang menanjak 0,44%, dan Hang Seng yang naik 0,29%.
Analis Vibiz Research Center melihat pergerakan bursa kali ini terkoreksi dari sekitar 5,5 minggu tertingginya dan agak konsolidasi, sementara bursa kawasan Asia sore ini umumnya bias menguat di antara harapan negosiasi kedua Amerika dan Iran yang memicu turunnya harga minyak dunia, serta mengikuti Wall Street yang berakhir semalam dengan gain signifikan.
Berikutnya IHSG kemungkinan akan kembali konsolidasi dan dalam incaran profit taking, dengan mengacu kepada fundamental bursa kawasan. Resistance mingguan saat ini berada di level 7.898 dan 8.247. Sedangkan bila menemui tekanan jual di level ini, support ke level 7,118 dan bila tembus ke level 7,019.
Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting Group



