Kenaikan Harga Minyak Brent Masuki Hari Ketujuh Berturut, Tertinggi dalam Sebulan di Atas $110

223

(Vibiznews – Commodity) – Harga minyak mentah dunia semakin tinggi dengan melanjutkan rally masuki hari ketujuh berturut  pada perdagangan pasar komoditas internasional sesi Eropa hari Selasa (28/4/2026).

Harga minyak mentah  Brent berjangka naik di atas $110 per barel ke posisi tertinggi dalam sebulan di tengah perhatian investor atas tanggapan Presiden AS Trump terhadap proposal terbaru Iran untuk mengakhiri konflik dan membuka kembali Selat Hormuz.

Namun, laporan media  menunjukkan Trump tidak puas dengan tawaran tersebut, karena program nuklir Teheran tetap menjadi poin penting dalam negosiasi.

Meskipun gencatan senjata sebagian besar telah berlaku sejak awal April, blokade bersama oleh Iran dan AS telah mengurangi lalu lintas melalui Selat Hormuz hingga hampir nol. Jalur ini biasanya menyumbang sekitar 20% dari aliran energi global, memperkuat kekhawatiran akan gangguan pasokan.

Konflik kini memasuki minggu kesembilan, telah mendorong harga energi naik tajam dan menekan pasokan di pasar-pasar utama. Badan Energi Internasional telah memperingatkan potensi guncangan pasokan yang belum pernah terjadi sebelumnya, bersamaan dengan meningkatnya risiko perlambatan permintaan global.

Harga spot minyak Brent  berada di posisi $111,47 atau melonjak 3%, untuk kontrak berjangka bulan Juni 2026 yang paling banyak diperdagangkan naik 3,01%  menjadi $104,75 per barel.

Demikian Harga spot minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) naik 3,76% menjadi $99,96 per barel.

Untuk pergerakan selanjutnya harga minyak mentah jenis Brent akan bertemu kisaran resisten di 114,50 – 120,10 dan support di 100,20 – 96,80.