(Vibiznews-Index) – Indeks bursa saham Hong Kong meluncur sangat cepat ke kisaran terendah dalam sebulan dari tertinggi dalam sepekan pada perdagangan hari Kamis (30/4/2024) akibat lonjakan harga minyak mentah yang memicu aksi ambil untung.
Kepercayaan investor tertahan oleh kenaikan harga minyak yang berkelanjutan di tengah meningkatnya ketegangan di Timur Tengah dan gangguan yang terus berlanjut di Selat Hormuz.
Lonjakan biaya energi meningkatkan kekhawatiran tentang inflasi dan potensi dampaknya terhadap pertumbuhan global, yang membebani sentimen aset risiko.
Indeks harian Hang Seng turun 0,59% menjadi sekitar 25.923, sementara indeks saham Cina Enterprise (HSCE) turun 1,45% ke 8677,40 dan indeks Hang Seng berjangka bulan Mei 2026 turun 1,18% pada posisi 25639.
Secara teknikal menurut analis Vibiz Research Center indeks Hang Seng berjangka hari ini diperkirakan melemah. Kini indeks berada di posisi 25705 dan sedang turun ke posisi 25620,30, jika tembus meluncur ke posisi S1.
Namun jika tidak sampai ke 25570 akan berbalik arah dan mendaki menuju posisi di 25951, jika tembus akan mendaki ke posisi R1.
| R3 | R2 | R1 | Pivot | S1 | S2 | S3 |
| 26723 | 26366 | 26153 | 25796 | 25583 | 25226 | 25013 |
| Buy Avg | 26520 | Sell Avg | 26040 |



