(Vibiznews-Index) – Indeks bursa saham Korea Selatan berbalik arah setelah dibuka lebih tinggi pada perdagangan hari Kamis (30/4/2024) karena meningkatnya ketegangan geopolitik di Timur Tengah dan melonjaknya harga minyak.
Harga minyak mentah Brent naik mendekati $120 per barel menyusul meningkatnya ketegangan AS-Iran, meningkatkan kekhawatiran atas tekanan inflasi dan biaya impor energi yang lebih tinggi untuk ekonomi Korea Selatan.
Pelemahan bursa saham Asia lainnya dan kehati-hatian setelah Federal Reserve mempertahankan suku bunga tetap stabil sambil memperingatkan tentang ketidakpastian yang meningkat juga menekan sentimen.
Lonjakan Kospi awal sesi didukung oleh laporan kuartalan Samsung Electronics yang mencetak rekor untuk pendapatan kuartal pertama.
Indeks harian Kospi 225 turun 0,1% menjadi sekitar 6680, sementara itu untuk indeks Kospi 200 berjangka bulan Juni 2026 turun 0,1% pada posisi 1005,45.
Secara teknikal menurut analis Vibiz Research Center indeks Kospi 200 berjangka hari ini diperkirakan melemah. Kini indeks berada di posisi 1004,60 dan sedang turun ke posisi 998,90, jika tembus meluncur ke posisi S1.
Namun jika tidak sampai ke 999,50 akan berbalik arah dan mendaki menuju posisi di 1020,55, jika tembus akan mendaki ke posisi R2.
| R3 | R2 | R1 | Pivot | S1 | S2 | S3 |
| 1035,8 | 1023,45 | 1014,35 | 1002,00 | 992,90 | 980,55 | 971,45 |
| Buy Avg | 1020.60 | Sell Avg | 996,60 |



